oleh

Akselerasi Vaksinasi Nasional Kolaborasi Berbagai Elemen Bangsa Percepat Herd Immunity

Wakil Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi Satgas Penanganan COVID-19 Jabar, Atalia Praratya Ridwan Kamil, mengatakan, Provinsi Jabar saat ini tengah mengejar herd immunity atau kekebalan kelompok dengan memvaksin sekitar 37 juta jiwa.

Untuk itu, ia mengajak semua pihak turut menyukseskan program vaksinasi. Diimbau kepada masyarakat yang sudah vaksin COVID-19 untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat beraktivitas.

“Jadi kita tidak bisa sendirian karena untuk mencapai herd immunity, 37 juta jiwa tidak bisa oleh pemerintah tapi juga oleh berbagai elemen termasuk di dalamnya organisasi, perusahaan, dan lain sebagainya,” ucapnya, dalam acara penutupan Sentra Vaksinasi BPBD Jabar di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Senin (13/9/2021).

Atalia mengapresiasi capaian penyuntikan vaksin COVID-19 di Sentra Vaksinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat (Jabar) Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, melebihi target yang ditetapkan.

Awalnya, sentra vaksinasi menargetkan 112.000 dosis vaksin. Sedangkan capaiannya menyentuh 117.000 dosis.

“Jadi hari ini menunjukkan bahwa kolaborasi ini sangat sempurna, capaian tadi di atas 107 persen. Saya kira sudah sangat baik dan ini bisa diaplikasikan untuk wilayah-wilayah lain di Jawa Barat,” kata Atalia.

Setelah Sentra Vaksinasi BPBD Jabar ini selesai, Atalia meminta agar kegiatan serupa bisa terus dilakukan. Misalnya dengan menjemput bola untuk menyediakan layanan vaksinasi di level Rukun Warga (RW) maupun desa.

“Saya berharap kolaborasi akan dilakukan selanjutnya setelah vaksinasi ini selesai di stadion ini, maka masyarakat bisa lebih dekat dengan sentra vaksinasi di wilayah masing-masing, di desa dan juga kita melalui level RW,” katanya.

Sementara itu, Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi Satgas Penanganan COVID-19 Jabar, Dedi Supandi mengatakan, secara keseluruhan vaksinasi di Kabupaten Bekasi sudah sangat baik.

Dedi meminta akselerasi dan capaian vaksinasi terus dipertahankan. Sebab, jika kegiatan vaksinasi dilaksanakan sama seperti saat ini, herd immunity di Kabupaten Bekasi akan cepat terbentuk.

“Bekasi menempati urutan terbaik di antaranya masuk 7 besar dan satu-satunya kabupaten yang masuk dalam 7 besar. Apabila melakukan vaksin seperti ini, maka akan selesai di tanggal 8 November 2021,” kata Dedi.

“Nanti kita akan laporkan kepada Pak Gubernur untuk menyampaikan praktik-praktik bidan, praktik dokter klinik di luar jam kerja akan diberikan beban untuk melakukan vaksinasi setiap hari,” imbuhnya.

Di waktu berbeda, PT. Generasi Sinergi Prima (GSP) Property bekerjasama dengan Polresta Bandung dan Kodim 0624 Kabupaten Bandung menggelar vaksinasi bagi warga Desa Buahbatu, Bojongsoang, Kabupaten Bandung di Perumahan Bentang Artha Residence, Selasa (14/9/2021).

Vaksinasi di Perumahan Bentang Artha Residence ini dibuka mulai pukul 07:00 – 13:00 WIB dan melayani sampai 500 dosis vaksin bagi warga Perumahan Bentang Artha Residence dan warga Desa Buahbatu.

CEO GSP Property, Ariansyah Eka Saputra menuturkan bahwa kegiatan vaksinasi ini merupakan bukti komitmen GSP Property untuk membantu pemerintah melaksanakan percepatan vaksinasi bagi warga khususnya di wilayah Kabupaten Bandung.

Menurutnya vaksinasi di Perumahan Bentang Artha Residence ini merupakan kelanjutan dari rangkaian inisiatif GSP Property untuk menciptakan lingkungan hidup yang aman bagi para penghuni Perumahan Bentang Artha Residence.

“Keamanan, kenyamanan dan keselamatan para konsumen kami yang merupakan warga Perumahan Bentang Artha Residence selalu menjadi prioritas kami, apalagi di tengah masa pandemi. Sejak awal GSP Property proaktif melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 di lingkungan Perumahan Bentang Artha Residence seperti penerapan prokes ketat dan juga disinfeksi area perumahan secara rutin. Hari ini merupakan momen yang penting karena kami bisa menginisiasi kegiatan vaksinasi untuk warga Bentang Artha Residence,” jelas Ariansyah.

Ia menambahkan bahwa kegiatan vaksinasi ini bukan hanya dikhususkan bagi warga Bentang Artha Residence saja melainkan juga bagi warga di lingkungan Desa Buahbatu Bojongsoang dengan harapan agar segera terbentuk kekebalan komunal di tengah masyarakat.

Menurutnya GSP Property akan terus berkolaborasi bersama Pemkab. Bandung dan TNI-POLRI guna menggelar kegiatan serupa akan terus tidak hanya dilingkungan Perumahan Bentang Artha Residence saja.

“Vaksinasi hari ini bukan hanya untuk warga Bentang Artha Residence tapi juga untuk warga lain di lingkungan Desa Buahbatu, agar herd immunity dapat segera terbentuk di wilayah ini. Ini bukan kegiatan terakhir, kedepan kami siap selalu berkolaborasi dengan Pemkab. Bandung dan TNI-POLRI untuk menggelar kegiatan vaksinasi seperti saat ini, bukan hanya di area Bentang Artha Residence bisa saja ditempat lain tetapi masih di wilayah Kab. Bandung” kata Ariansyah.

Kapolsek Bojongsoang, Kompol Erwanto yang hadir pada acara tersebut mengatakan, bahwa kolaborasi tersebut merupakan langkah mempercepat proses pelaksanaan vaksinasi bagi warga khususnya di wilayah hukum Polsek Bojongsoang.

“Fokus pemerintah, Polri dan TNI saat ini yaitu agar vaksin segera disebar ditengah-tengah masyarakat dalam rangka mempercepat proses pelaksanaan vaksinasi bagi warga,” kata Erwanto.

Ia menuturkan, untuk menyukseskan vaksinasi, semua elemen masyarakat wajib saling bahu membahu. Karena itu, kolaborasi dengan GSP Property tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian pihak swasta yang turut membantu pemerintah mempercepat target vaksinasi.

“Ini adalah kerja bersama, semua pihak harus saling bahu membahu mempercepat target vaksinasi, kali ini kita bergandengan tangan dengan GSP Property, kita mengucapkan terimakasih atas kolaborasi yang baik ini” kata Erwanto.

Sementara itu, Plt. Camat Bojongsoang, Drs. Bambang Sukmawijaya, M.Si yang juga hadir di lokasi menyampaikan harapannya bahwa kolaborasi antara pemerintah dan swasta semacam ini dapat terus digalakkan guna mempercepat target vaksinasi sebagai langkah memberikan perlindungan kepada masyarakat yang selanjutnya dapat berdampak untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi masyarakat itu sendiri.

“Akselerasi vaksinasi masyarakat menjadi sangat krusial untuk mencapai target vaksinasi nasional yang harapannya bisa terealisasi akhir tahun ini. Harapannya kolaborasi pemerintah dan swasta semacam ini dapat terus digalakkan karena sejalan dengan semangat Pemda Kab. Bandung,” kata Bambang. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *