oleh

Antusiasme Masyarakat untuk Mengikuti Program Vaksinasi demi terciptanya kekebalan komunal

Program vaksinasi di Kabupaten Tanjab Timur terus berjalan dan selalu menarik banyak minat masyarakat. Selain karena dapat menjaga tubuh seseorang yang telah divaksinasi menjadi tidak mudah terpapar Covid-19, surat pernyataan sudah divaksin juga sangat diperlukan untuk berbagai kegiatan.

Saat ini sejumlah stok vaksin yang ada di Kabupaten Tanjab Timur, mulai menipis. Kekosongan stok vaksin itu terjadi di Dinas Kesehatan dan beberapa Puskesmas.

Salah satu puskesmas yang kehabisan stok vaksin yaitu puskesmas Kecamatan Rantau Rasau. Akibatnya Vaksin yang telah terjadwal harus tertunda.

Jumati, Kabid P2P Dinas Kesehatan Tanjab Timur, mengatakan, memang benar jika saat ini ada beberapa Puskesmas yang kehabisan stok vaksin. “Memang saat ini vaksin jenis sinovac di Dinkes dan di beberapa Puskesmas kehabisan, Hal ini dikarenakan antusias masyarakat mengikuti vaksinasi semakin hari semakin meningkat,” katanya.

Meski demikian, ada beberapa Puskesmas masih memiliki stok vaksin dan terbilang cukup untuk diberikan kepada masyarakat. Bagi Puskesmas yang memang kehabisan stok vaksin, dengan terpaksa harus mengundurkan jadwal vaksinasi yang telah ditetapkan atau yang telah diumumkan sebelumnya.

Untuk permintaan stok vaksin sendiri Puskesmas yang kehabisan tidak dapat mengajukan jika masih ada Puskesmas yang memiliki ketersediaan vaksin dengan stok yang cukup banyak.

“Bisa juga vaksin di Puskesmas yang masih memiliki stok banyak itu dialihkan ke Puskesmas yang stoknya habis. Tapi harus dikembalikan terlebih dahulu ke kami (Dinkes), baru nanti akan kami didistribusikan kembali ke Puskesmas yang membutuhkan stok. Tapi rata-rata Puskesmas telah memiliki jadwal vaksin, jadi mereka yang masih memiliki stok mungkin belum mau mengembalikan ke kami,” terangnya.

Menyikapi hal ini, sebenarnya pihak Dinkes telah berkoordinasi dengan pihak terkait yang ada Provinsi Jambi. Dijadwalkan pada Selasa (5/10), akan dilakukan penjemputan vaksin di Dinkes Provinsi Jambi sebagai langkah cepat untuk mengisi kekosongan stok yang ada di beberapa Puskesmas. Sehingga pelaksanaan vaksinasi kembali berjalan. “Kita sudah koordinasi, Insyaallah besok (Selasa) kita akan menjemput vaksin di Dinkes Provinsi Jambi,” tandasnya.

Rosnawati, salah seorang warga, Lambur, mengajak, masyarakat Tanjab Timur, mengikuti program vaksinasi Covid-19. Vaksinasi yang kini digencarkan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memutus matarantai Covid-19. Tentunya, lanjut ibu dua itu, dalam bermasyarat harus mematuhi dan menjalankan imbauan protocol kesehatan.

“Saya sudah mengikuti vaksin pertama dan siap untuk vaksin kedua. Alhamdullihah vaksin pertama berjalan lancer dan tidak ada keluhan. Bulan ini, saya akan mengikuti vaksin kedua di Puskesmas. Meski sudah vaksin, saya juga mengimbau agar selalu menerapkan protocol kesehatan (Prokes) memamkai masker, menjaga jarak, tidak berkerumun, serta mencuci tangan,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *