oleh

Belanja Produk Dalam Negeri Percepat Kebangkitan Ekonomi

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, meyakini pelaksanaan kegiatan Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri akan mempercepat kebangkitan ekonomi nasional dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Saat menghadiri penutupan Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri di Grand Hyatt Nusa Dua, Bali, Kamis (24/3/2022), Sandiaga mengatakan kegiatan ini merupakan upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional yang memberdayakan pengusaha-pengusaha dalam negeri, terutama sejumlah pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi memasarkan produk-produknya.

“Kegiatan Business Matching ini melibatkan kurang lebih 1.000 orang perwakilan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, industri, serta pelaku UMKM,” kata Sandiaga.

Selain itu, Sandiaga menjelaskan dalam kegiatan ini juga tersedia berbagai booth yang berkaitan dengan pelayanan publik seperti booth konsultasi sertifikasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dan booth konsultasi pengadaan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Di mana, para pelaku UMKM yang hadir dalam acara ini bisa memperoleh informasi yang dibutuhkan terkait pengembangan usahanya ke depan.

Pada kesempatan ini, Sandiaga menyebutkan Kemenparekraf juga telah membentuk tim Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) yang juga menunjang pelaksanaan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI).

“Tahun lalu, dalam tiga bulan di akhir 2021 ada lebih dari 150 ribu transaksi penjualan produk Bangga Buatan Indonesia dengan total nilai Rp36 miliar,” katanya.

Dalam kegiatan ini, lanjut Sandiaga, Kemenparekraf berkomitmen untuk menggunakan produk dalam negeri dengan total nilai Rp43,21 miliar.

Mulai dari produk kendaraan, kesehatan, herbal, makanan dan minuman, laptop, furnitur, hingga alat tulis kantor.

“Mudah-mudahan ini bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya dan seperti tadi diumumkan Bapak Menkomarves ada Rp214 triliun yang sudah memiliki komitmen dan ini diharapkan kalau total Rp400 triliun tercapai maka akan ada peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 1,4 persen dan lebih dari 1,9 juta lapangan kerja akan tercipta,” kata Sandiaga.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.