oleh

BPOM dan IDAI Rekomendasi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak, Wapres: Keputusan Sangat Tepat

IndonesiaBangsaku.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai, dikeluarkannya rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk pemakaian vaksin Covid-19 kepada anak usia 12-17 tahun merupakan keputusan yang tepat.

Oleh karena itu, Ma’ruf pun menyambut baik peluncuran vaksinasi Covid-19 bagi anak tersebut pada momentum Hari Keluarga Nasional ke-28.

“Keputusan ini sangat tepat mengingat mortalitas penderita Covid-19 usia 10-18 cukup tinggi yaitu 30 persen,” kata Ma’ruf di acara Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-28 dan Launching Vaksinasi Covid-19 Bagi Ibu Hamil, Menyusui, dan Anak secara daring, Selasa (29/6/2021).

Selain itu Ma’ruf juga mengapresiasi Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) yang telah memberikan rekomendasi pemberian vaksin Covid-19 kepada ibu hamil, meskipun BPOM belum mengeluarkan rekomendasinya.

Terutama ibu hamil berisiko tinggi, yaitu usia di atas 35 tahun, memiliki BMI di atas 40, dengan komorbid diabetes dan hipertensi, serta tenaga kesehatan yang sedang hamil.

Kemudian pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil dengan risiko rendah, yakni setelah berkonsutasi dengan dokter masing-masing dan bersedia atas pilihannya sendiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terlebih, kata dia, Menteri Kesehatan juga telah menyampaikan bahwa vaksinasi Covid-19 dapat diberikan kepada ibu hamil dengan pengawalan oleh dokter baik sebelum maupun sesudah menerima vaksin.

Ia juga mengutip POGI yang menyampaikan bahwa penundaan kehamilan tidak disarankan pada ibu yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 secara lengkap dan vaksinasi tidak berpengaruh pada infertilitas.

“Dengan memanfaatkan momentum peringatan Hari Keluarga Nasional ke-28 tahun ini, saya menyambut baik dimulainya program vaksinasi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 12-17 tahun, yang dikategorikan sebagai kelompok sasaran yang lebih rentan terhadap pandemi Covid-19,” kata dia.

Ia pun berharap Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjadi ujung tombak pelaksanan vaksinasi yang menyasar anggota keluarga inti.

Hal tersebut termasuk ibu hamil, menyusui, dan anak-anak.

Sebelumnya diberitakan, izin penggunaan darurat vaksin Sinovac untuk anak usia 12-17 tahun telah direkomendasikan oleh BPOM.

Informasi ini diunggah ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia Pandu Riono di akun Twitter-nya. Pandu pun membenarkan bahwa informasi itu didapatnya dari BPOM. “Benar,” kata Pandu kepada Kompas.com, Minggu (27/6/2021).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *