Menjelang Tahun Politik dan Fenomena Penceramah Radikal

Dinamika politik di Indonesia menjelang tahun politik sudah mengindikasikan kenaikan tensi politik dari partai politik dan elite politik yang mau berlaga di arena Pemilu Presiden dan legislatif walaupun pemilu masih 2 tahun lagi tepatnya Pertengahan Februari 2024 (Pilpres) dan akhir tahun 2024 (legislatif). Dinamika ini juga berpengaruh terhadap suasana kebatinan umat apalagi konten narasi dakwah yang berupaya mendiskreditkan bahkan berwarna radikal dalam mencapai ekspektasi kelompok pengusung Khilafah.

Islam Agama Kedamaian

Ust  Sutria Dirga, S.Ag Sangat tertarik dari pernyataan Pengamat Islam dari Universitas Islam Negeri Jakarta, Azyumardi Azra, mengatakan, salah satu saluran penyebaran

Cara Pandang Pemuda Dalam Memahami Isu-Isu Gerakan Radikalisme Di Indonesia

Pada era demokrasi modern, tentunya keberpihakan pada suatu golongan dan tokoh publik tidak hanya didasari dengan sentimen dan hubungan emosional saja, melainkan perlu didorong dengan paradigma berpikir dan kecakapan akan peradaban yang sekiranya cukup untuk memilih dan bersikap untuk bergabung dan bergerak pada faksi politik tertentu. Dalam konteks berbangsa dan bernegara, demokrasi yang konstruktif merupakan bentuk pemikiran yang selaras antar beragam golongan dengan penopang semangat pancasila dan menjunjung tinggi konstitusi Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945).

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.