oleh

Dave Laksono Neno Harus Diproses

-Hankam-210 Dilihat
Politisi Golkar, Dave Laksono meminta aparat Kepolisian memproses kasus artis senior Neno Warisman. Hal tersebut dikatakan Dave menanggapi sikap Neno yang menggunakan mikrofon pesawat atau peralatan Public Address (PA) System untuk menyampaikan ‘curhatan-nya.
“Kalau sudah melanggar UU Pidana yang harus diproses. Kita, bukan hanya Neno Warisma atau siapa tapi berpegang pada penegakan hukum aja,” ujar Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2018).
Lanjut Dave, apabila kasus Neno tersebut sudah jelas terbukti melanggar hukum maka harus diproses. “Kalau memang sudah jelas itu ada UUnya dan tentu itu melanggar jadi harus diproses. Itu aja. Siapa pun itu apakah itu neno Warisman atau saya sendiri. Kalau saya menggunakan pengeras suara di dalam pesawat dan bukan untuk kepentingan saya pribadi atau lain berarti saya sudah melanggar. Polisi harus memproses. Ini lebih kepada penegakan hukumnya,” tegasnya.
Diberitakan, artis senior Neno Warisman terekam video menggunakan mikrofon pesawat atau peralatan Public Address (PA) System untuk menyampaikan ‘curhatan-nya.’ Peristiwa ini terjadi pada penerbangan pesawat Lion Air JT 297 Pekanbaru-Jakarta pada Sabtu (25/8/2018) lalu. Dilaporkan, Neno Warisman mengumumkan tentang kenapa dirinya ditolak massa di Pekanbaru.
Kementerian Perhubungan pun telah menyatakan perbuatan Neno sebagai pelanggaran prosedur. Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan, pengumuman di pesawat hanya boleh disampaikan oleh kru kabin.

Lalu, apa sih sebenarnya peralatan Public Address (PA) System itu?. Melansir laman angkasa.co.id, Public Address (PA) System adalah serangkaian sistem peralatan pengeras suara yang terintegrasi di dalam kabin pesawat.

Peralatan ini berfungsi untuk membantu pilot maupun awak kabin memberikan informasi kepada penumpang mengenai penerbangan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.