oleh

Dukung Visi Jokowi, Kemendag Latih Ratusan Pemuda Papua Jadi Pengusaha Digital

-Berita, Papua-33 Dilihat

IndonesiaBangsaku.com – Kementerian Perdagangan RI (Kemendag) melalui Direktorat Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Melatih 100 anak muda Papua untuk menjadi pelaku usaha digital, bahkan 30 dari anak muda tersebut, diberikan permodalan langsung yang disponsori oleh PT. Freeport Indonesia untuk menjalankan usahanya.

100 anak Papua ini berasal dari wilayah yang beragam diterbangkan khusus ke Jayapura untuk mengikuti pelatihan yang diadakan tiga hari ke depan, dari tanggal 19 hingga 21 Mei. Kegiatan Forum Bisnis Daerah Papua bertajuk Pengembangan Usaha bagi Youthpreneur ini digelar untuk mendukung arahan Presiden Jokowi dalam menumbuhkan ekosistem kewirausahaan.

Bertempat di Hotel Swiss-Bell Jayapura, kegiatan ini dilakukan bersama dengan Papua Muda Inspiratif, PT. Freeport Indonesia, Yayasan Kitong Bisa dan  Sampoerna Retail Community (SRC).

Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Nina Mora menjelaskan program digitalisasi UMKM sangat penting dalam pemulihan ekonomi Indonesia, karena UMKM berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini. Transaksi yang terjadi di lokapasar (e-commerce) sepanjang 2021 tumbuh 50,8 persen dan diprakirakan akan terus meningkat pada 2022 hingga mencapai Rp526 triliun, atau tumbuh 31,2 persen.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan nantinya turut mendorong tercapainya target kontribusi sektor ritel terhadap pertumbuhan ekonomi nasional 2022 sebesar 5,2 persen,” jelas Nina.

Bapak Oke Nurwan selaku Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia pada Triwulan I-2022 terhadap Triwulan I-2021 tumbuh sebesar 5,01 persen (y-on-y). Struktur pertumbuhan ekonomi tersebut masih didominasi oleh Kelompok Provinsi di Pulau Jawa sebesar 57,78 persen, sedangkan kelompok provinsi Maluku dan Papua baru memberikan kontribusi sebesar 2,58 persen.

“Hal ini menunjukkan masih besarnya potensi di provinsi Maluku & Papua yang belum optimal tergali untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Salah satunya adalah sektor ritel yang merupakan sektor utama pendorong pertumbuhan konsumsi Rumah Tangga,” Ungkap Bapak Oke Nurwan.

100 peserta mendapatkan kesempatan langsung untuk belajar dan berdiskusi dari para bestpractice di bidangnya masing-masing. Asisten Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar Nanny Uswasnas, juga turut berdiskusi pada sesi talkshow untuk mendorong UMKM Papua mengadopsi transformasi digital bersama dengan Direktur Bina Usaha & Pelaku Distribusi Kementerian Perdagangan dan Markus, pemilik toko SRC Kiboo di Jayapura, selaku perwakilan dari SRC.

 Program Manager Bidang UMKM Papua Muda Inspiratif Elia Musa Rawar optimis banyaknya dukungan pemerintah pusat khususnya dari Kementerian Perdagangan kepada para pelaku UMKM akan menciptakan ekosistem transaksi perdagangan yang kondusif dan bersahabat agar tercipta perdagangan yang baik dan adil.
 
“Terima kasih kepada Kementerian Perdagangan yang telah memberikan kesempatan untuk bekerja sama lagi dengan kami. Ini bukan kali pertama PMI bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri. Apresiasi kepada Bapak Dirjen Oke Nurwan dan Ibu Direktur Nina Mora yang telah mempecayakan kami. Begitu pula dengan dukungan penuh dari pihak-pihak swasta yang mau menghidupkan gairah ekosistem UMKM di Papua,” Pungkas Elmus.
 
Untuk diketahui, Papua Muda Inspiratif (PMI) secara aktif mendorong UMKM-UMKM yang dijalankan oleh para pebisnis muda lokal dengan melakukan pelatihan, pembinaan serta pendampingan. Hal ini, merupakan salah satu upaya dalam mendukung percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.