oleh

LPA Anak Yang Ditanami Paham Radikalisme Akan Penuh Dengan Kebencian

Jakarta, IndonesiaBangsaku Peristiwa penyerangan bom kembali terjadi, tepatnya di Surabaya pada Minggu (13/5) pagi kemarin yang menimbulkan korban meninggal dan luka berat. Tak terkecuali anak-anak juga menjadi korban atas peristiwa tersebut.

Kejadian ini mendapat kecaman keras dari Ketua Lembaga Perlindungan Anak Generasi, Ena Nurjanah. Dalam keterangan persnya, Ena mengutuk aksi terorisme yang juga melibatkan anak-anak ini.

Pelibatan anak dalam tindakan terorisme atau radikalisme adalah sebuah kesalahan besar. Anak sejatinya tumbuh berkembang dengan potensi-potensi kebaikan,” tegas Ena, Senin (14/5).

Ena melanjutkan, jika anak sudah ditanamkan nilai-nilai radikalisme yang penuh dengan kebencian kepada orang dari golongan yang berbeda, maka akan sangat berbahaya jika anak-anak ini tumbuh dewasa nanti.

“Radikalisme yang dibalut kebencian hanya akan menyisakan penderitaan bagi anak tersebut dan juga orang lain,” imbuhnya.

Ena juga menyampaikan, duka cita yang mendalam atas meninggalnya para korban termasuk anak-anak.

“Semoga para korban meninggal mendapatkan kedamaian dan bagi korban luka-luka bisa segera disembuhkan. Pengeboman yang dilakukan merupakan tindakan yang sangat tidak manusiawi dan merenggut nyawa manusia yang tidak bersalah,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *