oleh

Harga Pangan Stabil, Pedagang Ogah Simpan Stok Bawang Putih

IndonesiaBangsaku.com – Memasuki minggu pertama ramadhan, Kementerian Pertanian terus berupaya memonitor pergerakan harga pangan di tingkat konsumen. Sempat ada gejolak harga bawang putih, pemerintah langsung turun tangan menggelontorkan stok bawang putih ke Pasar Induk Kramat Jati. Harapannya, tidak ada kekhawatiran di tingkat konsumen dan harga dapat kembali stabil. Ternyata, pemerintah menemukan adanya penimbunan di salah satu gudang di wilayah bekasi.

Menurut pantauan, harga bawang putih di Pasar Kramat Jati terlihat stabil. “Beberapa hari belakang harga normal sekitar Rp 50.000/kg, sebelumnya sempat menyentuh Rp. 70.000/kg, alhamdulillah sudah turun”, tutur Agus salah satu pedagang di Pasar Kramat Jati. Untuk komoditas lainnya, Agus juga mengungkapkan harga stabil seperti Bawang merah Rp. 40.000/kg. “Alhamdulillah harga stabil, ngga ada gejolak, berbeda seperti tahun sebelumm”, ungkap Agus.

Senada yang disampaikan oleh pedagang pasar, pihak PD Pasar Pasar Jaya Kramat jati mengungkapkan, harga kebutuhan pangan tergolong stabil, tidag ada gejolak. “Harga sekarang stabil, paling sebelumnya hanya bawang putih yang sempat tinggi, tapi sekarang turun lagi”, tutur Ujang Asisten Manager PD Pasar Jaya Kramat Jati. Ujang mengungkapkan harga bawang putih sempat menyentuh Rp 65.000/kg dibawal Mei, sekitar tanggal 5 mei tetapi akhirnya turun, puncaknya di tanggal 24 Mei menyentuh angka Rp 44.000/kg. “Para pedagang yang menjual bawang putih menyimpan stok di kiosnya tergolong kecil, 10-20 kg, kalau sudah habis, baru ngambil stok lagi” tutur Ujang.

Per tanggal 2 Juni 2017 terlihat harga komoditi masing-masing per kilogramnya, Beras Rp 9.800-11.500, Minyak goreng curah Rp 14.000, cabe merah keriting Rp 30.000, Cabe rawit merah Rp 60.000, bawang merah Rp 40.000, bawang putih Rp 50.000, daging sapi segar Rp 115.000-120.000, gula pasir Rp 14.000. Untuk saat ini pasar kramat jati sendiri belum menjual daging sapi beku untuk umum, daging sapi beku yang ada diperuntukan bagi pemilik KJP yang merupakan program Pemprov DKI.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *