oleh

Idul Fitri, Bupati Mas Sumatri Ingatkan Saling Memaafkan

IndonesiaBangsaku.com – Dikatakan, di hari suci itu adalah waktu yang tepat untuk saling bermaaf-maafan baik dengan tetangga, kerabat, dan saudara. Diharapkan umat Musilim tetap merayakan tradisi takbir keliling. Bupati Mas Sumatri mengatakan saat umat Muslim menggelar tablig akbar, umat Hindu khususnya pecalang turut membantu menjaga ketentraman. “Begitulah bentuk toleransi di Karangasem, saling menjaga kerukunan, saling menghormati dan merawat keberagaman,” ungkap Bupati Mas Sumatri di Amlapura, Minggu (2/6). Diingatkan pula untuk tidak  melupakan sejarah kedatangan umat Muslim di Karangasem.

Komunitas Muslim terbesar pertama berada di Kecamatan Karangasem, tersebar di Kelurahan Subagan, Kelurahan Karangasem, Desa Tumbu, Desa Tegallinggah, dan Desa Bukit. Bupati Mas Sumatri mengatakan, Muslim di perkotaan terutama ada di Kelurahan Karangasem yang tersebar di 13 kampung. Di antaranya Kampung Telaga Mas, Dusun Ujung Desa, Dusun Segara Katon, Karang Tohpati, Karang Langkung, Bangras, Lingkungan Karang Ampel, Jeruk Manis, Karang Tebu, Karang Bedil, Tiing Tali, dan Dangin Sema.

Desa Tegallinggah memiliki dua kampung Muslim yakni Karang Cermen dan Kampung Nyuling. Berikutnya di Kelurahan Subagan, terdapat dua kampung yakni  Kampung Karang Sokong dan Telaga Mas. Muslim di pegunungan terdapat di sebelah timur yakni di Desa Bukit tersebar di 6 banjar yakni Bukit Tabuan, Kampung Anyar, Karang Sasak, Tibulaka Sasak, Tiing Jangkrik, dan Dangin Kebon. Selain itu di Desa Tumbu juga ada di Dusun Ujung Pesisi.

Kampung Muslim terbesar kedua terdapat di Kecamatan Bebandem yakni di Banjar Kecicang Islam yang terdapat di Banjar Kangin, Banjar Lebah Sari, dan Banjar Saren Jawa. Adapun kecamatan dengan komunitas Muslim terbesar ketiga ada di Kecamatan Sidemen yakni di Desa Sinduwati yang mencakup Kampung Sindu, Buu, dan Tegal. “Toleransi antarumat, khususnya Hindu dengan Muslim telah terjalin sejak zaman kerajaan di Karangasem, bahkan Muslim jadi bagian sejarah,” ujar Bupati Mas Sumatri. k16

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *