oleh

BPJS Kesehatan: Bukan Naik, Melainkan Disesuaikan

Indonesiabangsaku.com – Pemerintah berencana menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan yang akan dimulai pada 1 September 2019 mendatang. Kenaikan pun terbilang signifikan yaitu 100 persen untuk semua kelas.

Atas rencana pemerintah tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta yang membawahi Kabupaten Bantul, Gunungkidul dan Kota Yogyakarta Duwi Hesti Yuniarti mengatakan, iuran BPJS Kesehatan bukan dinaikkan, melainkan disesuaikan.

1. Bukan kenaikan iuran BPJS Kesehatan namun penyesuaian‎

Menurut Duwi, BPJS Kesehatan memang membutuhkan penyesuaian iuran.

“Kenapa kami bilang bukan kenaikan namun adalah penyesuaian? Karena memang kondisinya tidak sesuai. Biaya yang dikeluarkan oleh fasilitas kesehatan juga mengalami kenaikan mulai dari obat hingga penggunaan teknologi kesehatan yang canggih,” kata Duwi usai rapat dengan Forkompinda Kabupaten Bantul, Jumat (30/8).

2. Sejak BPJS Kesehatan ada tahun 2014 hingga saat ini belum ada penyesuaian‎

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, bisa dilakukan penyesuaian iuran sebagai salah satu upaya terakhir untuk menjaga kesehatan keuangan dan kesinambungan penyelenggaraan program Jaminan Sosial. Menurut Duwi, selama BPJS Kesehatan ada sejak tahun 2014, belum pernah penyesuaian hingga saat ini.

“Ya disesuaikan dengan angka aktuaria. Siapa yang berhak menghitung angka akturia yaitu Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) yang berhak menghitungnya dan usulan tersebut berasal dari DJSN,” ujarnya.

3. Pemberlakuan penyesuaian iuran BPJS Kesehatan menunggu Perpres‎

Apakah usulan akan diberlakukan tanggal 1 September 2019? Duwi menjelaskan pihak tidak mengetahui secara pasti karena masih harus menunggu keluarnya Peraturan Presiden. Itu artinya, harus menunggu pembahasannya mulai dari Kemenkeu, Kemenkes, BPJS Kesehatan sendiri dan juga DPR.

“Setelah ada kesepakatan dengan DPR maka akan diajukan kepada presiden untuk dijadikan Perpres. Nah, kita lihat bunyi Perpresnya seperti apa kita belum tahu dan kapan diberlakukannya,”jelasnya.

“Kenapa sekarang sudah disosialisasikan, agar masyarakat tidak kaget jika iuran BPJS Kesehatan naik,” katanya lagi.‎

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *