oleh

Pemkot Jayapura Turunkan ASN Bersihkan Material Sisa Rusuh

Indonesiabangsaku.com – Pemerintah Kota Jayapura akan menurunkan aparatur sipil negara (ASN) dalam membersihkan material rusuh yang tersebar mulai dari batas Kota Jayapura hingga di jantung Kota Jayapura.

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano menyebutkan kerja bakti ASN akan dilakukan mulai hari Senin, 2 September 2019 hingga Rabu, 4 September 2019.

Kata Benhur, mulai Senin besok, ASN akan diturunkan mulai dari wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya. Lalu pada Selasa akan dilanjutkan di Jayapura Selatan dan ada Rabu, para ASN akan dikumpulkan di Lapangan Trikora Abepura, untuk membersihkan wilayah Abepura dan Heram.

“Kami juga akan melibatkan organisasi wanita, RT/RW dan seluruh lapisan masyarakat. Ini adalah salah satu langkah nyata dari Pemkot Jayapura dalam menyikapi situasi pasca rusuh pendemo,” ujar Benhur dalam pertemuan dengan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berlangsung di kediaman Walikota Jayapura, Sabtu 31, Agustus 2019.

Tak hanya itu saja, Pemkot Jayapura juga akan melakukan pendataan material kerusakan bangunan, kios, lapak penjual hingga rumah warga.

Benhur melanjutkan, mulai dari batas kota hingga ke Angkasa di Distrik Jayapura Utara kerugian diperkirakan mencapai ratusan miliar. Sepanjang jalan pusat perbelanjaan rusak parah, kantor, perbankan, kantor MRP, mall, dan Kantor KPU.

Pendataan akan dilakukan secara detail, selanjutnya kata Benhur, Pemkot Jayapura akan menyurati Menteri Sosial, Menteri Koperasi dan UMKM dan Pemprov Papua, untuk membantu warga kota yang terkena dampak kerusuhan.

“Saya akan sampaikan data secara konkrit, akurat, benar dan valid, agar supaya rakyat saya bisa dibantu memulihkan kondisi ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas menyebutkan terus memulihkan kondisi keamanan di Kota Jayapura.

“Jangan lagi ada isu SARA atau apapun. Pemkot Jayapura, tokoh masyarakat, adat, suku dan tokoh agama terus memberikan pencerahan kepada warganya. Kami juga akan tindak tegas pelaku yang mau main hakim sendiri,” kata Gustav.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *