oleh

PMII Pinrang Aksi Demo untuk KPK Taliban

IndonesiaBangsaku.com – Sejumlah demonstran yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pinrang menggelar aksi unjuk rasa di depan Mal Sejahter, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Jumat (20/9/2019).

Aksi tersebut menyorot KPK yang diduga tidak lagi menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya.

Ada indikasi politisasi. Tubuh KPK pun diduga digerogoti oleh kelompok radikal Taliban.

Ketua PMII Cabang Pinrang, Trigosal Ariadi mengatakan, pihaknya mempertanyakan kinerja KPK dalam mengemban tanggung jawabnya.

“KPK harus tetap pada jalur indepndensi, jangan malah dipolitisasi,” katanya.

Selain itu, ucap Triogosal, beredar dj media bahwa ada dugaan KPK disusupi kelompok radikal Taliban.

“Makanya kami turun ke jalan untuk mepertanyakan hal itu,” tegasnya.

Melalui aksi itu, lanjut Trigosal, ada beberapa tuntutan yang disampaikan dalam aksi yang diwarnai bakar ban itu.

Di antaranya, usir kelompok taliban yang diduga ada di KPK, meminta KPK agar tidak menjadi alat politik, serta periksa unsur pimpinan dan penyidik KPK.

“Kami menuntut semua itu atas nama keadilan,” pungkas pria yang akrab disapa Toni ini.

Aksi juga digelar di Taman Patung Lasinrang dan Kantor DPRD Pinrang. (*)

Polres Pinrang Beri Tali Asih Korban Lakalantas Berujung Cacat

Kepolisian Resort (Polres) Pinrang memberikan tali asih kepada korban cacat akibat kecelakaan lalulintas.

Bantuan tali asih tersebut diberikan saat kegiatan olahraga bersama digelar di Halaman Mapolres, Jl Bintang No 3, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Jumat (20/9/2019).

Aksi sosial itu dalam rangka HUT ke-64 Lalulintas Bhayangkara.

Kapolres Pinrang, AKBP Bambang Suharyono mengatakan, kegiatan tali asih ini merupakan wujud kepedulian Polres Pinrang kepada korban cacat akibat kecelakaan lalulintas.

“Semoga hal ini sedikit banyak meringankan beban mereka,” katanya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Pinrang, AKP Religia Faradikta mengatakan, kecelakaan lalulintas biasanya diawali karena adanya pelanggaran.

Oleh karenanya, pihaknya pun tak akan berhenti memberikan edukasi ke masyarakat tentang pentingnya tertib berlalulintas, demi keselamatan.

“Kami akan terus edukasi, demi ketertiban dan keamanan lalu lintas,” pungkasnya.

Bupati Pinrang H Andi Irwan Hamid turut andil dalam memberikan tali asih kepada korban cacat tersebut.

Prosesi penyerahan itu didampingi Muspida serta Jasa Raharja Kordinator wilayah Parepare. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *