oleh

Wapres Sebut Banyak Sekolah yang Gunakan Ajaran Radikalisme

IndonesiaBangsaku.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan masih banyak sekolah-sekolah yang menyampaikan ajaran yang mengarah ke radikalisme. Namun Ma’ruf tak merinci sekolah apa saja dan di mana saja yang ia maksud.

Hal itu disampaikan Ma’ruf saat membuka Dies Natalis ke-39 Universitas Islam Malang (Unisma), Jawa Timur, Rabu (27/11/2019).

“Banyak tulisan, gambar ataupun video tersedia dengan mudah untuk diakses melalui media sosial yang isinya menganjurkan kekerasan,” ujar Ma’ruf di Kampus Unisma.

“Bahkan beberapa pesan tersebut dapat lolos masuk dalam materi bahan ajar disekolah. Ini banyak juga sekolah-sekolah menggunakan ajaran-ajaran radikalisme,” lanjut dia.

Ma’ruf mengatakan, ajaran-ajaran radikalisme seperti itu bisa tersampaikan karena didukung berbagai faktor.

Pertama, kata Ma’ruf, ajaran-ajaran tersebut dikemas sedemikian rupa sehingga terlihat menarik melalui media sosial dan seolah mewakili Islam.

Padahal, Ma’ruf mengatakan Islam tak pernah mengajarkan kebencian dan kekerasan terhadap golongan agama lain.

Kedua, kata Ma’ruf, ajaran radikalisme kerap disampaikan oleh orang yang sosoknya meyakinkan.

Faktor ketiga, lanjut Ma’ruf, ajaran radikalisme dengan mudah diterima oleh orang yang rentan dan tidak matang kejiwaannya.

Berikutnya, sambung Ma’ruf, radikalisme bisa diterima seseorang karena ia merasa termarjinalkan secara sosial dan ekonomi di lingkungannya.

“Dengan berbagai faktor yang saya sebutkan diatas, saya meyakini bahwa upaya deradikalisasi harus dilakukan dari hulu sampai hilir, yang dimulai dari pendidikan,” ujar Ma’ruf.

“Karena itu, peran lembaga pendidikan termasuk lembaga pendidikan tinggi menjadi sangat penting,” lanjut Wapres.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *