oleh

Operasi Jelang Nataru, Ribuan Botol Miras Disita

Indonesiabangsaku.com – Ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek diamankan jajaran Polres Sragen dari sejumlah penjual di wilayah setempat. Penyitaan dilakukan dalam rangka operasi penyakit masyarakat (Pekat) jelang Natal dan tahun baru (Nataru).

Rincian miras yang disita, 288 botol diamankan dari penjual di Kecamatan Sidoharjo, dan 272 botoal dari penjual di Kecamatan Tangen. Sementara ribuan botol disita dari lima penjual tersebar di Kecamatan Sragen Kota, Karangmalang dan Kedawung. “Modusnya toko kelontong dan warung jamu yang sekalian menjual berbagai merek miras,” ujar Kasat Sabhara AKP Suyono mewakili Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan saat rilis di Mapolres Sragen, Kamis (5/12).

Menurut AKP Suyono, para penjual ini tidak memiliki izin sesuai dengan Perda Miras Kabupaten Sragen Nomor 3/2018. Operasi dengan terget peredaran miras akan terus berlanjut hingga ke sejumlah wilayah Sragen. “Pelaksanaan operasi pekat satu bulan terakhir. Lima pemilik akan kami sidangkan tindak pidana ringan (tipiring). Kami juga akan melakukan pengawasan rutin sampai tingkat daerah,” ujarnya.

Operasi pekat, jelas AKP Suyono, selain menyasar penjualan miras juga menyasar perjudian dan pekerja seks komersial (PSK). Operasi pekat juga menyasar penjual petasan dan kembang api. “Selain pekat, sasaran juga perempuan nakal. Tapi sejauh ini belum ada hasil yang signifikan. Petasan juga masih negatif,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Kasubag Humas Polres Sragen AKP Harno menjelaskan, dari ribuan botol miras yang disita, sebagian besar adalah produk pabrikan. Sebagian lagi miras tradisional yang dikemas dalam botol minuman. “Yang diamankan Sabhara dan Polsek masih jenis lama. Golongan kadar alkohol bervariasi. Total tujuh penjual diamankan dan diproses lebih lanjut,” tambah AKP Harno. (Sam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *