oleh

Dana Desa Bisa Dicurahkan untuk Anggaran Darurat Bencana

IndonesiaBangsaku.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyebutkan bahwa dana desa bisa dialokasikan untuk darurat bencana.

Menurut Abdul Halim, Hal itu diperbolehkan karena sudah ada regulasi yang mengaturnya. Terlebih, menurut pendataan instansi terkait, puluhan ribu desa di Indonesia mempunyai potensi bencana.

“Kalau dari peta BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) ada sekitar 50 ribu desa yang berpotensi terdampak bencana,” kata Abdul Halim di Yogyakarta, Minggu (5/1/2020), dilansir dari Republika, Senin (6/1/2020).

Kata Abdul Halim, kebijakan kementerian yang mengatur dibolehkannya penggunaan dana desa untuk tanggap darurat bencana, namanya adalah untuk penyelamatan warga.

Menurutnya, bencana apapun dan di manapun wilayah terdampak bencana, sesuai dengan seruan Presiden Joko Widodo, pertama yang harus dilakukan adalah penyelamatan warga korban bencana itu.

“Dan dana desa bisa digunakan untuk itu, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang sudah kita tetapkan,” katanya.

Disinggung mengenai jumlah desa yang terdampak bencana, terutama banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), Abdul Halim tidak menyebutkan dengan detail, namun harapannya tidak banyak.

“Kalau jumlah (desa terdampak), kami berharap tidak banyak, namun kalau kemarin di Bogor dan Banten itu banyak,” katanya.

Bahkan, Menteri Desa mengakui masih ada daerah di Lebak, Banten, berdasarkan laporan yang diterima masih terisolir karena dampak bencana itu, tetapi penanganan yang dilakukan pemerintah sudah baik.

“Tetapi penanganan sudah bagus, yang pasti bahwa untuk Dana Desa karena adanya 50 ribu desa yang bisa terdampak atau rawan bencana, menurut kajian BNPB itu, regulasinya dana desa bisa digunakan untuk tanggap darurat bencana,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *