oleh

KIM OKU gelar seminar minimalisir dampak hoax jelang Pilkada 2020

IndonesiaBangsaku.com – Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan menggelar seminar guna meminimalisir dampak hoax atau penyebaran berita bohong jelang Pilkada serentak 2020 di wilayah setempat.

Ketua Forum KIM OKU, Hendra Setyawan di Baturaja, Kamis, menyampaikan bahwa kegiatan seminar ini dilaksanakan untuk membangun ketahanan informasi guna meminimalisir dampak hoax, ujaran kebencian dan fitnah dalam penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2020 di wilayah itu.

Dia mengemukakan, dalam kegiatan seminar ini pihaknya melibatkan ratusan peserta dari sejumlah jajaran instansi di pemerintah daerah setempat, partai politik, tokoh agama dan masyarakat, akademisi, ormas, media massa serta organisasi pemuda di tiga kabupaten yaitu OKU, OKU Timur dan OKU Selatan.

“Ada sekitar 150 orang peserta yang kami libatkan dalam seminar ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat serta pemangku kepentingan di pemerintahan daerah setempat dalam membangun ketahanan informasi guna meminimalisir dampak penyebaran isu atau berita bohong jelang Pilkada.

Menurut dia, sejak September 2019 proses penyelenggaraan Pilkada 2020 sudah memasuki tahap sosialisasi sehingga disinyalir marak menyebar berita hoax dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Masyarakat dengan tingkat literasi yang rendah, lanjut dia biasanya dapat dimanipulasi oleh pihak-pihak berkepentingan melalui kabar bohong dan berita palsu.

“Karena tingkat partisipasi pemilih yang tinggi tanpa diikuti dengan pendidikan politik yang efektif berpotensi menciptakan kekisruhan khususnya pada masyarakat yang reaktif,” katanya.

Oleh sebab itu melalui kegiatan seminar ini, ia mengajak masyarakat dan pemangku kepentingan di wilayah setempat untuk menumbuhkan kepedulian dalam menciptakan Pilkada tanpa ujaran kebencian dan berita bohong.

“Kami berharap materi yang disampaikan hari ini dapat tersampaikan kepada masyarakat minimal dilingkungan masing-masing agar tercipta Pilkada yang jujur dan adil ,” harapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *