oleh

Stop Panic Buying! Aprindo Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Virus Corona

IndonesiaBangsaku.com – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N. Mandey angkat bicara menanggapi kekhawatiran masyarakat Indonesia dengan wabah Covid-19 atau virus corona.

Pasalnya, imbas adanya WNI yang positif virus corona memunculkan panic buying di masyarakat. Yakni, aksi memborong produk di supermarket, khususnya makanan dan lainnya.

Roy mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak panic buying akibat fobia virus corona. Berbelanja kebutuhan di toko-toko ritel modern sebaiknya sewajarnya saja.

“Tindakan yang over/berlebihan ini justru membuat kepanikan/fobia baru lainnya yang tidak perlu terjadi, di saat sebenarnya seluruh kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi dan tercukupi dengan baik,” ujar Roy dalam keterangan tertulisnya.

Lebih lanjut, Roy mengatakan, beberapa hal yang terpenting, antara lain, menjaga kesehatan diri serta keluarga.

Termasuk tidak cepat terpengaruh oleh kabar hoax maupun berita yang tidak terpercaya yang diviralkan oleh oknum.

“Masyarakat sebaiknya hanya percaya dan mengikuti berita yang disampaikan oleh Kementerian dan lembaga pemerintah, yang secara langsung disiarkan melalui jaringan media dan televisi terpercaya dan kompeten ke seluruh wilayah
Indonesia,” terangnya.

Roy juga meminta agar peritel anggota Aprindo tetap melayani kebutuhan masyarakat serta mengambil tindakan atau kebijakan yang dianggap perlu.

Hal ini guna memastikan bahwa kebutuhan masyarakat dapat terlayani dengan cukup dan baik.

“Anggota peritel Aprindo (toko modern-red) selalu siap untuk hadir dan cukup dalam memenuhi kebutuhan pangan maupun nonpangan bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan adanya dua orang di Indonesia yang positif terjangkit COVID-19 atau virus corona. 

Menurut Jokowi, dua WNI tersebut sempat kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia. 

Warga Jepang itu terdeteksi virus corona setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia. Tim Kemenkes pun melakukan penelusuran.

“Orang jepang ke Indonesia bertamu siapa, ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus corona berhubungan dengan dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun,” kata Jokowi, Senin (2/3/2020).

“Dicek dan tadi pagi saya dapat laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona,” sambung Presiden Jokowi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *