oleh

Tunda Bahas Klaster Ketenagakerjaan, Waketum Gerindra Umbar Pujian Lagi: Ya Itu Bijaksananya Kangmas Jokowi

IndonesiaBangsaku.com – Keputusan Presiden Jokowi menunda pembahasan kluster ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja dalam Omnibus Law menuai apresiasi dari banyak pihak.

Bukan saja dari kalangan pekerja dan buruh, tapi juga dari partai politik. Salah satunya Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono.

“Ya itu bijaksananya seorang Kangmas Joko Widodo yang selalu mengutamakan untuk mendengar masyarakat khususnya kaum buruh,” kata Arief kepada jpnn.com, Jumat (24/4/2020) malam.

Menurutnya, selama pembahasan pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan, buruh tidak diajak kemenaker untuk membahas.

Hal itu pula, sambung Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu ini, yang kemudian melahirkan polemik antara pemerintah dan kaum buruh.

Karena itu, Arief meminta Jokowi melakukan evaluasi kepada Menaker yang tidak siap dengan pembentukan Omnibus Law RUU Cipta Kerja khususnya yang terkait klaster ketenagakerjaan.

Semestinya, tegas dia, Kemenaker melakukan pembahasan klaster ketenagakerjaan bersama pengusaha dan buruh.

“Sehingga tidak membuat buruh turun ke jalan dan presiden bersama Ketua DPR tidak minta untuk ditunda setelah draf Omnibus Law sudah di Baleg DPR RI,” jelasnya.

Dengan penundaan ini, maka bisa juga berarti penundaan pengesahan klaster-klaster lainnya dalam Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *