oleh

Kepulangan Rizieq Timbulkan Klaster Covid-19, Kapolda: Masa Saya Diam?

IndonesiaBangsaku.com – Kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shibab ke Tanah Air dinilai justru menimbulkan klaster baru Covid-19. Karena setiap acara yang dilakukan Rizieq Shihab selalu mengundang kerumunan massa.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran mengatakan kepulangan Rizieq Shihab telah menghancurkan upaya pemerintah dalam menangani Covid-19. Menurutnya, acara yang dilakukan HRS telah membuat kerumunan massa dan menyebabkan klaster baru penyebaran Covid-19.

“Nah, tiba-tiba datang bikin kerumunan. Hancur semuanya. Lah terus, masa saya harus diam saja?” kata Fadil Imran seperti dikutip Radar Tegal (Jawa Pos Group), Jumat (26/11).

Menurutnya, kerumunan massa itu membuat usaha pemerintah memerangi COVID-19 menjadi sia-sia. Padahal, pemerintah telah menggelontorkan dana besar yang mencapai Rp 685 triliun. “Itu kalau bikin pondok, enggak tau deh sudah berapa pondok (yang terbangun),” terangnya

Mantan Kapolda Jawa Timur itu menyebut pihaknya tak pernah melarang aktivitas dakwah atau Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, syaratanya acara tersebut tidak melanggar protokol kesehatan. Dia pun mencontohkan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Jawa Timur beberapa waktu lalu. Acara itu diikuti oleh ribuan orang. Namun, tidak melanggar protokol kesehatan, karena dilakukan secara daring.

“Jadi semua kembali ke niatnya. Kalau niatnya buat kemaslahatan, buat kebaikan, dan tebar kasih sayang. Kalau niatnya buruk, kalau dibungkus pakai apa pun seolah-olah itu baik, cover akhlak, agama, ya akal sehat pasti bisa mengatakan,” ucapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *