oleh

Surat Panggilan Belum Diterima Rizieq, Ini Kata Polisi

IndonesiaBangsaku.com – Blokade laskar FPI terhadap pihak kepolisian yang akan mengantar surat pemanggilan Habib Rizieq membuat surat tersebut belum sampai ke tangan Imam Besar FPI.

Polisi yang sempat bernegosiasi alot dengan massa pun pulang dengan ‘tangan kosong’. Surat panggilan untuk Habib Rizieq belum berhasil diserahkan penyidik kepada Habib Rizieq maupun perwakilannya.

“Belum (diserahkan),” ujar penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Achmad Fadilah, dilansir dari detik.com, Rabu 02 Desember

Fadilah mengatakan tujuannya datang ke Petamburan adalah mengantarkan surat panggilan kedua bagi Habib Rizieq. Habib Rizieq diminta hadir memenuhi pemeriksaan soal kasus kerumunan di Petamburan pada Senin, 7 Desember 2020.

“(Pemanggilan) untuk hari Senin,” imbuhnya.MENARIK UNTUK ANDA

Namun, upaya penyidik mengirimkan surat panggilan itu ternyata tidak berhasil. Polisi tidak dapat menemui Habib Rizieq.

“Tidak ada (Habib Rizieq),” kata Fadilah.

Seperti diberitakan sebelumnya, upaya polisi mengantar surat panggilan ke Habib Rizieq sempat dihalang-halangi oleh laskar FPI. Massa sempat menolak memberikan akses kepada penyidik yang hendak mengantar surat.

Massa sempat meneriakkan takbir hingga selawat ketika polisi datang ke lokasi. Selepas zuhur, polisi mencoba kembali mendatangi rumah Habib Rizieq, tapi kembali mendapat penolakan.

Massa memblokade akses Gang Paksi, jalan menuju rumah Habib Riziq. Bahkan massa sempat berteriak ‘hayya alal jihad!’.

Selang beberapa lama kemudian, Kompol Fadilah diberi akses masuk ke Gang Paksi. Selang lima menit kemudian, dia keluar dan membawa kembali map warna biru yang berisi surat panggilan.

Suasana memanas. Massa kemudian menggiring polisi keluar dari Jalan Paksi menuju Jalan Petamburan III.

Polisi berjalan kaki sepanjang Jalan Paksi ke Jalan Petamburan III. Massa membentuk barisan berdiri di pinggir jalan sambil membaca selawat.

Sebagian massa mengikuti polisi dari belakang. Beberapa di antaranya berteriak mengusir polisi.

“Keluar lu… keluar!” teriak massa.

Para penyidik tampak tenang. Mereka tidak terpancing emosi. Massa kemudian memblokade Jalan Petamburan III setelah polisi meninggalkan lokasi. (kal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *