oleh

Umat Islam Wajib Menjaga Keutuhan Negaranya

Agama Islam adalah rahmat bagi seluruh alam, pemersatu seluruh warganya baik Muslim maupun nonmuslim, apapun warna kulit, agama, ras, suku bangsa, wilayah yang sudah lama bergabung, baru bergabung dan segala latar belakang mereka.

Akhir-akhir ini tuntutan Papua merdeka semakin membara. Separatis OPM Papua terus mengibarkan bendera bintang kejora dan mengecam diskriminasi rasial yang diterima oleh rakyat Papua serta menyuarakan keinginan untuk merdeka. Tuntutan senada juga pernah terjadi pada Timor Timur. Integrasi itu diresmikan pada 17 Juli 1976. Timor Timur pun menjadi provinsi ke-27.  

Islam Menjaga Keutuhan Negaranya

Agama Islam adalah rahmat bagi seluruh alam, pemersatu seluruh warganya baik Muslim maupun nonmuslim, apapun warna kulit, agama, ras, suku bangsa, wilayah yang sudah lama bergabung, baru bergabung dan segala latar belakang mereka. Dalam Tafsir Jalalain, Imam Jalaluddin menafsirkan surat Al-Anbiya’ ayat 107:

Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam (bagi jin dan manusia denganmu-risalah Islam yang dibawa Nabi Muhamad. (Al-anbiya [21]: 107).

Umat Muslim wajib mencintai nasionalisme dengan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta Tanah Air. Kita umat Islam sebelum merdeka juga sudah memiliki jiwa nasionalisme yang bertujuan ingin bebas dari penjajahan.

Menjaga keutuhan wilayah dalam pandangan Islam adalah wajib dan haram memisahkan diri. Hal ini didasarkan pada hadis: Dari Arfajah, ia berkata: aku mendengar Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

Jika ada orang yang datang kepada kalian, ketika kalian telah sepakat terhadap satu orang (sebagai pemimpin), lalu dia ingin merusak persatuan kalian atau memecah jama’ah kalian, maka perangilah ia.”(HR. Imam Muslim, nomor 1852)

Dari Junadah bin Abi Umayyah ia berkata: aku pernah datang kepada Ubadah bin Shamit ketika ia sedang sakit. Aku berkata: “Semoga Allah memperbaiki keadaanmu, sampaikan kepadaku hadis yang membuat Allah memberi manfaat kepadamu.

Ubadah berkata : aku mendengar Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

Suatu ketika Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam memanggil kami, lalu kami mengucapkan baiat (janji setia) kepada beliau untuk menjalankan segala sesuatu yang diwajibkan, kami berbaiat kepada beliau untuk selalu mendengar dan taat, baik suka ataupun tidak suka, baik sulit ataupun mudah dan tidak mencabut ketaatan dari orang yang wajib untuk ditaati, kecuali jika kalian melihat kekufuran yang nyata yang bisa kalian pertanggungjawabkan buktinya di hadapan Allah.” (HR. Al-Bukhari). (Syekh Taqiyuddin an Nabhani, Syakshiyah Islamiyah juz II, hlm. 28-29)

Perjuangan untuk merebut kemerdekaan dengan susah payah hingga nyawa taruhannya. Bangsa Indonesia merdeka tidak lepas peran alim ulama dan organisasi Islam yang gigih untuk membebaskan dari segala bentuk penjajahan. Tujuan kemerdekaan itu ingin mewujudkan kesejahteraan rakyat bangsa Indonesia tanpa penindasan dari kaum penjajah. Karena itu, para ulama dan organisasi umat Muslim berjuang meraih kemerdekaan juga banyak yang gugur untuk mempertahankan negara kesatuan RI. Karena itu, umat Islam diharapkan jangan sampai menghina terhadap lambang maupun simbol negara, seperti yang dilakukan Kelompok Separatis OPM yang menghina lambang negara.

Dengan menelaah kasus Papua, Timor Timur dan akar masalahnya serta membandingkan dengan cara Islam menjaga keutuhan negaranya, maka ada beberapa hal yang bisa kita diskusikan: Mengapa rakyat Papua ingin memisahkan diri dari Indonesia? Benarkah referendum membawa kebaikan bagi warganya? Apakah rakyat Papua menyadari haram dan bahayanya disintegrasi? Siapa di balik gerakan papua merdeka? Siapa yang paling diuntungkan jika Papua merdeka? Bagaimana seharusnya tanggung jawab Negara dalam menjaga keutuhan wilayahnya?

Sebagai umat Muslim wajib mencintai dan mempertahankan keutuhan NKRI yang memiliki keanekaragaman budaya, agama, bahasa dan adat. Selain itu juga terbangun persatuan dan kesatuan yang kuat. Kita wajib mempertahankan tanah air sendiri karena harga mati dan umat muslim siap melawan gerakan kelompok-kelompok separatism yang ingin memisahkan diri wilayah negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *