oleh

Pentingnya Peran Ibu Selama Masa Pandemi

IndonesiaBangsaku.com – Peran ibu di masa pandemi Covid-19 sangat penting. Karena itu, seorang ibu membutuhkan dukungan penuh semua anggota keluarga dalam menghadapi situasi saat ini.

“Disadari atau tidak, ibu menjadi yang paling rentan terpapar Covid-19 dengan risiko kematian yang tinggi. Banyak pintu bagi potensi tertularnya ibu saat pandemi ini,” kata Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati dalam keterangan persnya memperingati Hari Ibu, kemarin.

Menurut dia, ibu bisa tertular dari suami maupun anak remajanya yang bekerja atau beraktivitas di luar, meskipun ibu tetap di rumah saja. Pasalnya, sudah cukup banyak kasus penularan dengan pola ini yang menyebabkan terjadinya klaster keluarga.

Klaster keluarga juga cenderung semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir masa pandemi. Kurnasih menyebut, rilis Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPAPPPA) menunjukkan, risiko penularan Covid-19 pada orang dalam satu rumah 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan melalui kontak dengan orang yang terinfeksi di luar rumah.

Ibu yang bekerja juga berpotensi terpapar di tempatnya bekerja, atau dalam perjalanan bekerja seperti yang banyak terjadi. Ibu juga bisa terpapar saat ke pasar atau berbelanja keluar memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Padahal, kata Kurniasih, dilema terbesar bagi ibu, apalagi yang memiliki balita adalah ketika dirinya terpapar. Sulit melakukan isolasi khusus atau di rumah sakit. Kemudian, risiko yang sangat spesifik terjadi pada ibu, yakni ketika ibu hamil harus memeriksakan kehamilan atau ibu dengan balita harus melakukan pemeriksaan kesehatan balitanya di fasilitas kesehatan (faskes) seperti rumah sakit, Puskesmas dan klinik.

Apalagi ketika banyak faskes menjelma menjadi klaster-klaster penularan Covid-19 yang melibatkan tenaga medis dan pasien.

“Faskes menjadi tempat yang ‘menyeramkan’ bagi penularan Covid-19,” tegas Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) ini.

Sejalan dengan ancaman ini, angka kematian ibu melahirkan dan angka kematian bayi lahir di masa pandemi juga menunjukkan peningkatan.

Meski belum ada data resmi dari pemerintah pusat, namun Dinas Kesehatan di beberapa kabupaten melaporkan adanya peningkatan angka kematian ibu melahirkan di masa pandemi.

Misalnya, Kota Batu dan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur melaporkan terjadinya kenaikan Angka Kematian Ibu (AKI) melahirkan di masa pandemi dibanding tahun sebelumnya.

Kondisi yang sama juga terjadi di Kabupaten Brebes dan Sukoharjo Jawa Tengah dan Kota Serang, Banten. Pada daerah-daerah tersebut juga menunjukkan peningkatan Angka Kematian Bayi (AKB) selama masa pandemi dibanding tahun sebelumnya.

Sebagian lagi memang ada yang tetap bekerja, namun dengan penghasilan yang menurun tajam. Seperti juga pekerja informal yang sangat tergantung pada keramaian atau aktivitas perkantoran. [BSH]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *