oleh

Sertifikat Elektronik Mudahkan Verifikasi Lahan Pertanian

IndonesiaBangsaku.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) bakal menerapkan sertifikasi tanah secara elektronik.

Lembaga kajian ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai pemberlakuan tersebut akan memudahkan verifikasi terhadap lahan pertanian dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional.

Peneliti Indef Rusli Abdullah mengatakan sertifikasi tanah secara elektronik akan membuat data menjadi lebih terintegrasi. https://962306bef7d8076fce76e325f955f2d7.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-37/html/container.html

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
“Diharapkan berdampak ke sisi pertanian mengenai tingkat alih fungsi lahan pangan, khususnya sawah menjadi nonsawah semakin terkendali sehingga menjaga ketahanan pangan nasional,” ujarnya ketika dihubungi di Jakarta, Rabu, 3 Februari 2021.

Ia menambahkan melalui sertifikasi tanah elektronik itu dapat memudahkan pemerintah melakukan pemantauan dan penertiban terhadap alih fungsi lahan.

Luas alih fungsi lahan pangan, menurut dia, khususnya sawah menjadi nonsawah semakin meningkat sejalan dengan pertumbuhan industri dan perumahan.

“Konversi lahan berpotensi mempengaruhi produksi pangan nasional,” ujarnya.

Kendati demikian, lanjut dia, pemberlakuan sertifikat tanah elektronik harus didukung dengan infrastruktur teknologi dan kesiapan masyarakat.

“Saat ini, kondisi sosial masyarakat masih beragam,” katanya.

Kepala Pusat Data dan Informasi Pertanahan, Tata Ruang, Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Virgo Eresta Jaya menjamin keamanan dari penggunaan sertifikat elektronik.

Ia mengatakan seluruh proses pengamanan informasi menggunakan teknologi persandian seperti kriptografi oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Di dalam sertifikat elektronik akan dijamin keutuhan data yang berarti datanya akan selalu utuh, tidak dikurangi atau berubah dan untuk kerahasiaan kita sudah dilindungi oleh pengamanan dengan menggunakan teknologi persandian dari BSSN,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *