oleh

Pemerintah Resmi Perpanjang PPKM Mikro, Ada tambahan 5 Provinsi

Indonesiabangsaku.com, Jakarta- Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro diperpanjang selama 14 hari, yakni 4-17 Mei 2021.

Selain diperpanjang, kebijakan ini juga diperluas di lima provinsi. Dengan demikian, total ada 30 provinsi yang menerapkan PPKM mikro jilid 7.

“Ditambahkan lima provinsi, yaitu Kepulauan Riau, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Papua Barat, sehingga ini totalnya menjadi 30 provinsi,” kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Airlangga Hartarto usai rapat terbatas dengan Presiden dan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/5/2021).

Adapun 25 provinsi yang sudah lebih dulu menerapkan PPKM mikro yakni:

1. DKI Jakarta

2. Banten

3. Jawa Barat

4. Jawa Tengah

5. DI Yogyakarta

6. Jawa Timur

7. Bali

8. Kalimantan Timur

9. Sulawesi Selatan

10. Sumatera Utara

11. Kalimantan Selatan

12. Kalimantan Tengah

13. Sulawesi Utara

14. Nusa Tenggara Timur

15. Nusa Tenggara Barat

16. Kalimantan Utara

17. Aceh

18. Sumatera Selatan

19. Riau

20. Papua

21. Sumatera Barat

22. Jambi

23. Kepulauan Bangka Belitung

24. Lampung

25. Kalimantan Barat

Airlangga mengatakan, aturan pembatasan selama PPKM mikro jilid 7 masih sama dengan aturan yang berlaku sebelumnya.

Namun, pada tempat-tempat hiburan yang sifatnya fasilitas publik diberikan penekanan bahwa penggunaan masker adalah wajib.

“Daerah-daerah hiburan komunitas ataupun masyarakat ataupun hiburan-hiburan yang sifatnya fasilitas publik maka penerapan proses menggunakan masker itu wajib. Jadi itu yang diberikan penekanan dan juga pembatasan di tempat tersebut 50 persen,” katanya.

Kebijakan ini diperpanjang untuk semakin menekan angka kasus aktif Covid-19.

Menurut Airlangga, selama 10 hari terakhir penerapan PPKM mikro, kasus aktif Covid-19 stagnan di kisaran angka 100.000.

Namun demikian, terjadi kenaikan kasus di sejumlah provinsi, yaitu Kepulauan Riau, Riau, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung.

Selain itu, terdapat lima provinsi yang mencatatkan kasus Covid-19 tinggi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Papua, dan DKI Jakarta.

“Ini perlu diupayakan supaya turun,” ucapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *