oleh

Keberhasilan Pemerintah Mengevakuasi WNI dari Afghanistan

Bambang Soesatyo (Bamsoet) Ketua MPR RI mengapresiasi kerja bersama Tim Evakuasi Indonesia yang terdiri dari Kementerian Luar Negeri, TNI Angkatan Udara, dan Badan Intelijen Negara (BIN) serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kabul, Afghanistan yang berhasil mengevakuasi 26 warga negara Indonesia (WNI) di Afghanistan. Sebanyak 16 diantaranya staf Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kabul dan 10 non-staf KBRI di Kabul. Turut dievakuasi lima warga negara Filipina dan dua warga negara Afghanistan yang masing-masing suami dari WNI dan staf lokal KBRI di Kabul.

Bamsoet menjelaskan, walaupun proses evakuasi dihadapkan dengan berbagai rintangan, seperti proses perizinan pendaratan pesawat yang tidak mudah karena bandara Kabul berada dibawah pengelolaan NATO, Tim Evakuasi Indonesia tetap bekerja keras dan tidak pantang menyerah hingga akhirnya berhasil mengevakuasi para WNI. Bahkan Kementerian Luar Negeri Indonesia harus berkomunikasi dengan berbagai pihak seperti pejabat NATO, Amerika Serikat, Turki, Norwegia, dan Belanda.

“Karena kondisi di Afghanistan belum terlalu kondusif, Tim Evakuasi Indonesia memutuskan menggunakan pesawat militer TNI-AU, tidak menggunakan pesawat komersial. Rute yang ditempuh pesawat adalah Jakarta-Aceh-Kolombo-Karachi- Islamabad-Kabul,” jelas Bamsoet.

Sementara itu, Komisi I DPR mengapresiasi langkah tepat dan operasi senyap yang dilakukan pemerintah RI itu. “Langkah bijak dan cepat dan tepat. Yang paling utama misi penyelamatan tercapai,” kata Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid. Politikus Partai Golkar itu mengatakan bahwa operasi senyap yang dilakukan Kemlu dan TNI itu karena situasi di Afghanistan tidak kondusif.

Meutya mengatakan penyelamatan kemanusiaan yang dilakukan pemerintah harus dikedepankan dari pada sikap RI terhadap Taliban yang saat ini berkuasa di Afghanistan. “Suasana yang tidak kondusif membuat operasi memang harus senyap, mengutamakan misi kemanusiaan dari pada penyikapan keberpihakan (maupun ketidakberpihakan) menurut saya langkah yang tepat. Utamakan dulu tugas perlindungan WNI kita hingga tuntas,” jelas dia.

Hal senada juga disampaikan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengapresiasi evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Afghanistan. Pemerintah Indonesia telah berhasil mengevakuasi WNI dari Kabul, Afghanistan dengan pesawat TNI AU. Pesawat saat ini sudah berada di Islamabad untuk melanjutkan penerbangan ke Indonesia.

“Menyelamatkan dan melindungi rakyat Indonesia di luar negeri dengan operasi khusus berjalan dengan baik di negara Afghanistan yang sedang tidak stabil menunjukan kapasitas Indonesia di dunia Internasional. Keberhasilan Pemerintah Indonesia dalam evakuasi WNI dari Afghanistan patut kita banggakan serta apresiasi,” kata Ketua Bidang Pembinaan Dan Pengembangan Luar Negeri DPP PKS Sukamta. Anggota Komisi I DPR RI ini juga mengajak rakyat Indonesia untuk berdoa supaya mereka bisa selamat sampai ke Tanah Air.

“Mari kita berdoa agar WNI yang sedang dalam perjalanan ke Indonesia bisa selamat sampai tanah air, bisa kembali bertemu dengan keluarganya, aamiin.” (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *