oleh

Kebijakan Pemerintah Mendorong Ekonomi Nasional Ke Arah Yang Positif

-Ekonomi-41 Dilihat

Indonesiabangsaku, Jakarta Rupiah terus turun menuju level terendahnya. Hingga siang tadi sempat berada di level Rp14.689 per dolar AS. Bahkan, jika dihitung sejak awal tahun ini, mata uang Garuda sudah turun sebanyak sebanyak 8,7 persen. Tak ayal, pelemahan rupiah juga disebut-sebut memberikan dampak terhadap sejumlah sektor industri di Indonesia, terutama properti.

Direktur Riset Savills Indonesia, Anton Sitorus mengatakan, pelemahan di sektor properti tanah air tidak ada kaitannya dengan pelemahan rupiah. Pasalnya, tren pelemahan keduanya sudah cukup lama terjadi meski tidak berbarengan. Sehingga, lanjut Anton, pelemahan rupiah yang terjadi hingga saat ini tidak banyak memberikan dampak yang signifikan terhadap bisnis properti Indonesia.

“Karena tren rupiah melemah ini sudah cukup lama, lalu kemudian disisi lain dua tahun belakangan trennya properti juga memang sedang turun. Jadi, pelemahan rupiah sebenarnya tidak memberikan dampak signifikan terhadap sektor properti,” ujarnya kepada di Jakarta.

Akan tetapi, kata Anton, sesungguhnya pelemahan rupiah cukup memberikan pengaruh yang minim terhadap sektor properti Indonesia. Misalnya saja terhadap sejumlah bahan-bahan bangunan yang selama ini memang sensitif dengan volatilitas mata uang dalam negeri.

” Tapi karena kondisinya sudah terjadi dua tahun terakhir, jadi tidak terlalu kelihatan efeknya. Karena memang sudah melambat,” jelasnya.

Adapun yang paling merasakan dampaknya adalah pengembang kelas menengah atas yang cenderung menggunakan bahan-bahan bangunan impor. Pasalnya, komponen tersebut sangat bergantung pada nilai tukar rupiah.

” Kalau pengembangnya menggunakan produk-produk mewah seperti keramik, peralatan furnitur, dan lain-lain. Kebanyakan pengembang-pengembang besar itu bermain di semua lini, seperti Ciputra, Agung Podomoro. Jadi kalau kita lihat dampak secara keseluruhan, tidak terlalu besar,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.