oleh

Kebijakan PPKM Berhasil Menekan Penyebaran Covid-19 di Indonesia

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) sekaligus Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim bahwa penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali mampu menekan laju penyebaran COVID-19 di DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). “Kemarin dari data PPKM terlihat beberapa provinsi mengalami perbaikan yaitu Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta,” ujarnya usai Ratas di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Dari 98 kabupaten/kota yang melakukan PPKM, kata Airlangga, sebanyak 63 kabupaten/kota masih berada dalam zona merah atau risiko tinggi. Meski begitu, menurutnya hal tersebut sudah menunjukkan perbaikan karena sebelumnya 92 kabupaten/kota masih berada di zona merah. Ditambahkannya, mobiltas penduduk pada saat PPKM d menurun di sejumlah sektor. Namun di lingkungan tempat kerja dan area pemukiman mobilitasnya masih cukup padat.

Maka dari itu, pemerintah akan memperkuat PPKM sampai ke tingkat lokal mulai dari tingkat Desa, kampung, RT/RW dengan melibatkan satgas pusat hingga satgas tingkat terkecil. Hal itu, kata Airlangga, sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.

“Oleh karena itu, pelibatan aktif dari Babinsa (Bintara Pembina Desa), bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina kamtibmas), Satpol PP, operasi yustisi, TNI Polri ini dilakukan bukan hanya untuk penegakan hukum tetapi juga untuk melakukan tracing, dan pemerintah tentu akan memperhatikan kebutuhan masyarakat melalui operasi yang bersifat mikro,” jelasnya.

Pemerintah juga akan mendorong vaksinasi bisa ditingkatkan baik dari segi volume maupun dari segi waktu sehingga kekebalan kelompok atau herd immunity bisa segera terbentuk. Vaksinasi akan didorong di wilayah-wilayah yang memiliki mobilitas tinggi dan di daerah-daerah yang menjadi pusat perekonomian.

Demi menekan laju penularan corona, masyarakat diimbau untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. Selain itu, masyarakat diharapkan menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Jika PPKM ingin tetap dipertahankan, pemerintah harus mengibanginya dengan peningkatan “3T” (testing, tracing, treatment) yang cukup signifikan, karena dengan cara itulah yang paling efektif untuk menekan laju penyebaran virus corona di masyarakat. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *