oleh

Kemiskinan dan Pengangguran Turun, Kemenkeu: Didorong Perlinsos Program PEN

IndonesiaBangsaku.com – Pemerintah menambah anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk menjaga ketahanan masyarakat karena kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu penambahan PEN tersebut utamanya untuk perlindungan sosial (perlinsos) dan kesehatan sebesar Rp55,21 triliun.

“APBN akan terus dipergunakan untuk menjaga ketahanan masyarakat di tengah pandemi dan PPKM darurat, dengan mempercepat penyaluran dan memperluas intervensi kesehatan, perlinsos, dan penciptaan lapangan kerja,” katanya melalui keterangan pers, Senin (19/7/2021).

Febrio menjelaskan bahwa selain anggaran dari pemerintah pusat, terdapat Rp12,11 triliun untuk anggaran perlinsos dan pemberdayaan ekonomi yang mencapai Rp13,35 triliun dari APBD.

Prioritas penerima bantuan akan ditujukan bagi masyarakat dan sektor informal yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah, terutama untuk membantu warung-warung kecil di daerah.

Kebijakan countercyclical untuk penanganan Covid-19 dan PEN telah dilakukan sejak 2020. Ini semua telah diterima manfaatnya masyarakat melalui perlinsos.

Lalu tahun ini pemerintah melalui program PEN juga memberikan dukungan pada UMKM dan program prioritas yang juga menopang daya beli masyarakat.

Semua perpanjangan dan perluasan program PEN tersebut diharapkan terus berkontribusi menahan laju kemiskinan dan ketimpangan.

Febrio mencatat kemiskinan Indonesia turun sebesar 0,01 juta orang menjadi sebesar 10,14 persen pada Maret. Ketimpangan turun 0,001 poin dari September 2020 menjadi 0,384.

Begitu pula dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada triwulan I turun menjadi sebesar 6,26 persen.

“Hal ini utamanya didorong oleh program perlinsos dalam PEN dan dukungan untuk UMKM. Perpanjangan dan perluasan yang diberikan akan terus membantu masyarakat agar mampu bertahan di situasi saat ini,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *