KPK: Penyidikan Kasus Lukas Enembe Murni Penegakan Hukum

Tak Berkategori66 Dilihat

 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menekankan, penyidikan kasus dugaan korupsi yang menyeret Gubernur Papua Lukas Enembe murni bentuk penegakan hukum. KPK membuka penyidikan terhadap Lukas Enembe berdasarkan laporan masyarakat.

“Kami tegaskan, KPK tidak ada kepentingan lain selain murni penegakan hukum sebagai tindak lanjut laporan masyarakat,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (19/9/2022).

Ali menerangkan, KPK telah memiliki minimal dua alat bukti yang cukup untuk menggelar penyidikan. Alat bukti tersebut didapatkan dari keterangan saksi, ahli, terdakwa, surat, ataupun petunjuk lainnya sesuai ketentuan hukum acara pidana.

Diungkapkan Ali, penyidik KPK telah menyampaikan surat panggilan ke Lukas Enembe pada 7 September 2022 lalu untuk diperiksa pada 12 September 2022 di Mako Brimob Papua. Hanya saja, Lukas tidak memenuhi pemanggilan tersebut. KPK berharap agar ke depannya Lukas bersikap kooperatif memenuhi panggilan KPK.

“Sehingga proses penanganan perkara bisa berjalan dengan baik, efektif, efisien, dan segera memberikan kepastian hukum bagi para pihak terkait. Para pihak tentunya juga diberikan hak-hak sesuai konstitusi untuk memperoleh pembelaan hukum pada proses pemeriksaan maupun peradilan,” tutur Ali.

Sebelumnya, KPK membenarkan Gubernur Papua Lukas Enembe berstatus sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. Dia menjadi tersangka berdasarkan aduan dari masyarakat.

Dia mengikuti jejak dua kepala daerah di Papua yang ikut tersandung kasus hukum di KPK yakni Bupati Mimika, Eltinus Omaleng dan Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak.

“Pada kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan kepada masyarakat Papua khususnya bahwa terkait penetapan tersangka RHP (Ricky Ham Pagawak) dan juga Gubernur LE (Lukas Enembe) ini untuk menindaklanjuti laporan masyarakat dan juga berbagai informasi yang diterima oleh KPK,” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *