oleh

KSAL dan Rektor IPDN Kirim Nakes ke Papua Percepat Vaksinasi

IndonesiaBangsaku – Puluhan tenaga kesehatan (nakes) TNI dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) berangkat ke Papua. Pemberangkatan nakes ini dalam rangka percepatan program vaksinasi COVID-19 jelang PON XX Papua.

Pelaksanaan upacara pelepasan nakes tersebut di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Rabu (8/9/2021) pagi. Hadir Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono dan Rektor IPDN Hadi Prabowo.

“Dalam upaya mendukung pemerintah, jajaran TNI dan Polri menjadi motor pergerakan dalam program serbuan vaksinasi pada masyarakat. Oleh sebab itu, pagi ini akan kami berangkatkan nakes TNI ke Papua,” kata Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dalam sambutannya di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (8/9/2021).


“Informasi di sana (vaksinasi) baru terlaksana 15 persen. Dari TNI, Polri, Dinkes, IPDN, dan berbagai kalangan sudah mempercepat vaksinasi, tapi karena ada kendala masih belum tercapai sehingga kita kirim tim untuk mempercepat target hingga 70 persen,” kata Yudo. IPDN dan TNI menyelenggarakan serbuan vaksinasi COVID-19 di Papua pada 13-15 September 2021. Program vaksinasi ini menyasar masyarakat Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom.

Menurutnya, percepatan program vaksinasi COVID-19 merupakan komitmen bersama dalam memutus mata rantai penularan Corona. Dengan akselerasi vaksinasi, herd immunity segera terwujud.

“Vaksinasi COVID-19 merupakan salah satu upaya paling efektif dalam memutus rantai penyebaran COVID-19. Dengan demikian, percepatan dan peningkatan intensitas program vaksinasi massal di seluruh provinsi yang menjadi prioritas pemerintah saat ini, perlu kita dukung,” katanya.

Di lokasi yang sama, Rektor IPDN Hadi Prabowo juga menyampaikan hal senada. Dia mengatakan, IPDN turut mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan vaksinasi COVID-19 di seluruh provinsi di Indonesia. Pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Papua, kata dia, menjadi langkah lanjut dari program vaksinasi yang sebelumnya sudah di Jatinangor, Jawa Barat.

“Kegiatan ini untuk mempercepat vaksinasi dan dalam rangka menyukseskan PON XX di Papua. Di mana program Bapak Presiden ini diupayakan secara serentak, baik dari TNI dan Polri maupun IPDN. Ini sebagai langkah lanjut dari kerja sama TNI AL dan IPDN pada saat vaksinasi pertama di Jatinangor,” kata Hadi kepada wartawan, Rabu (8/9/2021).

Hadi menjelaskan, pada 13 September 2021, target pemberian vaksinasi ialah masyarakat Kota Jayapura, khususnya pelajar SMP dan SMA serta mahasiswa. Total target pada hari pertama sebanyak 5.000 orang.

Pemberian vaksinasi selanjutnya pada 14 September 2021 untuk masyarakat di Kabupaten Jayapura. Pelaksanaan vaksinasi di kantor Bupati Jayapura dan stadion dengan target 3.000 orang. Untuk hari terakhir, vaksinasi bertempat di Kabupaten Keerom dengan target 3.500 orang. Sehingga total target pemberian vaksinasi masal di Papua ini bisa mencapai 70 persen.

“Jadi ini kita melakukan kegiatan secara serentak supaya target vaksinasi di bulan September sebanyak 70 persen bisa tercapai,” katanya.

Selain di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom, pelaksanaan vaksinasi massal juga ada di KRI Suharso dengan target 3.000 orang, yang terdiri atas masyarakat, khususnya pelajar atau mahasiswa di wilayah Jayapura Utara dan Jayapura Selatan.

“Untuk vaksinasi di KRI Suharso akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Jayapura dan Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan,” ujarnya. Selain melakukan vaksinasi COVID-19 gratis, IPDN melalui IPDN Kampus Papua juga melakukan bakti sosial dengan memberikan 5.000 paket sembako gratis kepada peserta vaksin.

Dalam agenda pelepasan nakes ini, ada 80 personel yang menggunakan pesawat Hercules C-130 A-1327. Masing-masing dari tenaga kesehatan TNI sebanyak 50 orang, pendamping sebanyak 5 orang, tim IPDN sebanyak 20 orang, Dispen TNI AL sebanyak 4 orang, dan 1 orang relawan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *