oleh

Level PPKM Turun, Jawa-Bali Terapkan Penyesuaian Aktivitas Masyarakat

Pulau Jawa-Bali kini terbebas dari PPKM level 4, yang sebelumnya menjadi titik fokus Pemerintah untuk menurunkan angka penularan Covid-19.

Menurunya level PPKM di Jawa-Bali dari 4 menjadi 3,2 dan 1, menyebabkan Pemerintah membuat peraturan mengenai penyesuaian aktivitas masyarakat.

Penyesuaian ini mulai diberlakukan pada 21 September 2021-4 Oktober 2021.

Penyesuaian aktivitas masyarakat meliputi kebijakan memasuki area perbelanjaan, bioskop, restoran, perkantoran nonesensial, serta penyelenggaraan pertandingan sepak bola.

Penyesuaian pada pusat perbelanjaan diperbolehkan bagi anak-anak berusia

Kebijakan ini diterapkan di Kota Jakarta, Bandung, Semarang, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Surabaya.

Untuk penyesuaian aktivitas bioskop, dapat dibuka pada daerah dengan level PPKM 3 dan 2.

Beberapa aturan dalam mengunjungi bioskop antara lain menggunakan aplikasi PeduliLindungi, menerapkan protokol kesehatan yang ketat, serta untuk orang kategori hijau dan kuning saja yang diperbolehkan memasuki bioskop.

Selain itu, kapasitas maksimal di bioskop hanya diperbolehkan sebanyak 50% pengunjung.

Bagi restoran di fasilitas olahraga yang memiliki ruangan terbuka (outdoor) dapat dibuka kembali dengan pembatasan pengunjung maksimal 50%

Pertandingan sepak bola yang sempat tertunda, dapat kembali digelar yakni pertandingan Liga 2, di wilayah PPKM level 3 dan 2.

Maksimal acara yang dapat digelar yakni 8 pertandingan setiap satu minggu.

Perkantoran nonesensial juga mulai dapat beroperasi di wilayah PPKM level 3 dengan kapasitas maksimal 25% apabila menerapkan sistem kerja di kantor (work from office/WFO).

Penerapan WFO hanga dapat dilakukan bagi karyawan yang sudah melakukan vaksinasi dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Untuk menjaga diri supaya tidak terpapar virus Covid-19, tetap pakai masker dan lakukan vaksinasi.*


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *