oleh

Mantan Tokoh Papua Merdeka Nicolas Masset Apresiasi Daerah Otonomi Baru

-Papua-24 Dilihat

Mantan Tokoh Papua Merdeka, Nicolas Meset menyatakan Papua dimekarkan untuk pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Dia menyebut, pemekaran berdasar tujuh wilayah adat itu adalah berkat yang Tuhan berikan untuk masyarakat Papua. “Itu adalah berkat dari Tuhan bahwa pemerintah memberikan pemekaran Papua. Ini semata-mata untuk kemajuan masyarakat Papua. Supaya semua berjalan dengan baik, dan masyarakat sejahtera,” ucapnya, Rabu (20/4/2022).

Menurutnya, dengan pemekaran tersebut, maka semua masyarakat memiliki tanggungjawab masing-masing untuk memajukan dan mensejahterakan rakyatnya sesuai dengan DOB (Daerah Otonomi Baru). “Kalau pemekaran sesuai wilayah adatnya tadi, maka semua punya tanggungjawab terhadap wilayahnya,” katanya. Nicolas Meset menegaskan, Papua sudah final melalui pengakuan Dewan Keamanan PBB pada 19 November 1969 lalu. Pengakuan itu menegaskan Papua adalah bagian dari NKRI.

“Jadi kalau ada yang petak-petakan, maka indikasinya mau Papua merdeka. Saya katakan Dewan Keamanan PBB sudah akui Papua adalah bagian dari NKRI. Jadi DOB harus disambut gembira, karena penduduk Papua ini sekitar 5 juta penduduk. Kalau ada provinsi baru maka pembangunan bisa menyentuh masyarakat hingga kepelosok,” ucapnya.

Terkait kekhawatiran yang timbul semisal akan adanya non OAP (Orang Asli Papua) yang datang dan ketakutan lapangan pekerjaan, maka dia menyarankan Legislatif dan Eksekutif membuat regulasi terkait hal itu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.