oleh

New Normal Dan Digitalisasi Perdagangan Selama Pandemi

Segenap lapisan masyarakat perlu untuk mengantisipasi kemungkinan pandemi Covid-19 berkepanjangan, masyarakat harus mulai melakukan adaptasi terhadap kebiasaan baru, yakni menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, Pemerintah juga harus tegas terhadap masyarakat didalam penerapan kebijakan Prokes yaitu diantaranya memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
Selain itu, pandemi Covid-19 juga terbukti telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tatanan kehidupan sosial. Tanpa disadari, hal ini juga menciptakan pola hidup berbeda, dimana masyarakat menjadi semakin terbiasa dengan teknologi digital.

Pemerintah telah menghimbau masyarakat untuk terus waspada karena Covid-19 akan bersama kita dalam waktu yang lama. Kunci keberhasilan untuk keluar dari krisis akibat pandemi adalah kesadaran masyarakat untuk beradaptasi dengan menjalankan new normal, yaitu Prokes ketat dan melakukan vaksinasi dengan segera. Pemerintah mengajak masyarakat untuk ambil bagian dalam mengingatkan warga dan berani peduli agar Indonesia segera bangkit.

Menyikapin hal tersebut, Peneliti dari Taiwan-Indonesia Trade Association (TITA), Tulus J. Maha, mengataka bahwa Kombinasi Prokes dan Vaksinasi akan membuat negara mampu mengendalikan pandemi Covid-19, sehingga kegiatan perdagangan akan kembali seperti sediakala.
Selain itu, ia mengatakan bahwa Jejak digital selama pandemi telah mengalami peningkatan secara signifikan. Perubahan tersebut telah membentuk kegiatan baru, salah satunya adalah beradaptasi dengan mekanisme perdagangan. Penjualan produk secara daring atau melalui internet, baik itu platform jual beli, website, e-commerce, maupun grup media sosial. Penjualan daring yang dilakukan secara maksimal dapat meningkatkan PDB selama pandemi Covid-19.
“Jejak digital selama pandemi telah mengalami peningkatan secara signifikan. Perubahan tersebut telah membentuk kegiatan baru, salah satunya adalah beradaptasi dengan mekanisme perdagangan. Penjualan produk secara daring atau melalui internet, baik itu platform jual beli, website, e-commerce, maupun grup media sosial. Penjualan daring yang dilakukan secara maksimal dapat meningkatkan PDB selama pandemi Covid-19”, ujar Tulus J. Maha.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *