oleh

Papua Youth Creative Hub Upaya Pemerintah Menciptakan Ekosistem Ekonomi Digital

JAKARTA – Pemerintah akan membangun pusat pengembangan kreativitas pemuda/pemudi Papua atau disebut Papua Youth Creative Hub di Jayapura, Provinsi Papua. Pembangunan Papua Youth Creative Hub menggunakan dana APBN sekitar Rp 98 miliar dengan masa pelaksanaan pekerjaan September 2021-Desember 2022.

Saat ini pembangunan Papua Youth Creative Hub sudah selesai lelang dengan kontraktor pelaksana PT Nindya Karya (Persero). Kepala BPPW Papua, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Cornelis Sagrim mengatakan, Papua Youth Creative Hub dibangun di atas lahan seluas 15.000 meter persegi.

Dengan rincian luas bangunan utama nantinya akan berukuran 3.520 meter persegi dan bangunan penunjang 1.812 meter persegi. Bangunan Papua Youth Creative Hub akan dilengkapi fasilitas ruang co-working space, ruang pameran, ruang teater untuk pengembangan seni dan budaya, kemudian ruang riset, kuliner space serta kesehatan. “Selain itu, akan dibangun ruang asrama serta lahan parkir berkapasitas 53 mobil, 154 motor, dan lansekap,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (02/10/2021).

Seperti diketahui, Presiden Jokowi telah resmi melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Papua Youth Creative Hub pada Sabtu (02/10/2021). Dalam sambutannya Jokowi mengatakan, pembangunan Papua Youth Creative Hub merupakan tindaklanjut pertemuannya dengan anak muda Papua di Istana Negara pada September 2019 lalu.

Sebab, banyak bibit unggul dengan talenta yang sangat baik di Papua dan Papua Barat baik di bidang sains, seni budaya, maupun olahraga. “Ini menjadi tugas kita semua untuk menyiapkan manajemen talenta yang baik. Disinilah nanti peran Papua Youth Creative Hub,” ujar Jokowi. Dia berharap Papua Youth Creative Hub bisa menjadi motor penggerak, dan pusat pengembangan talenta-talenta muda di Tanah Papua.

Selain itu, bisa menjadi pusat kreativitas anak-anak muda Papua dalam memperkuat ekosistem inovasi dan teknologi yang baik. “Kita harapkan nanti di akhir 2022 sudah selesai dan lembaganya siap sehingga bisa segera dimanfaatkan untuk pengembangan sumber daya manusia di Papua dan Papua Barat,” tuturnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *