oleh

Penampakan Puing Bekas Penyerangan dan Pembakaran KKB di Paniai Papua

-Berita, Papua-233 Dilihat

IndonesiaBangsaku.com – Aksi teror yang tidak berprikemanuasian kembali dilancarkan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ). Mereka berulah lagi dengan membakar rumah warga di Distrik Baya Biru Kabupaten Paniai , Papua. Sabtu (19/3/2022).

Informasi yang dihimpun bahwa di lokasi 81 sebanyak 11 unit rumah atau camp warga dan di Lokasi 45, sebanyak 4 unit rumah termasuk bangunan Perumaham Puskesmas, Perumahan Guru di bakar.

Bukan hanya membakar rumah warga, KKB Lewis Kogoya pimpinan Undius Kogoya juga melakukan penembakan terhadap Personel Polri yang melakukan patrol di wilayah itu.

Penampakan Puing Bekas Penyerangan dan Pembakaran KKB di Paniai Papua

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan, awalnya sekitar pukul 15.30 WIT, 4 anggota Pos Pol Ndeotadi 99 melaksanakan kegiatan patroli dengan route Lokasi 99, Lokasi 45, Lokasi 81.

“Ketika anggota patroli hendak kembali menuju ke Lokasi 99, tepatnya di tanjakan Lokasi 81, Bripda Zulkarnaen Sommeng (posisi paling depan) mendapat gangguan tembakan dari arah depan namun tidak mengenai Bripda Zulkarnaen Sommeng,” kata Kabid Humas dalam rilis tertulisnya yang diterima SINDOnews, Minggu (20/3/2022).

Lebih lanjut, Kabid humas menjelaskan atas kejadian tersebut Bripda Zulkarnaen Sommeng langsung melompat ke jurang disebelah kanan (dari arah Lokasi 81) dan kembali menuju ke Lokasi 81 bersama 3 personel lainnya, ketika mendapat gangguan tembakan Bripda Zulkarnaen Sommeng sempat melihat ada 2 orang masyarakat keluar dari semak – semak.

Penampakan Puing Bekas Penyerangan dan Pembakaran KKB di Paniai Papua

“Melihat adanya gangguan tembakan dari arah depan, 3 personel yang berada di belakang Bripda Zulkarnaen Sommeng langsung membalas tembakan ke arah depan, selanjutnya ke 4 personel Pos Pol 99 menuju kembali ke 81 dan berlindung di salah satu camp masyarakat,” bebernya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.