oleh

Pengamat Sebut Pembunuhan Anggota TNI dan Istrinya di Yalimo sebagai Kejahatan Luar Biasa

-Berita, Papua-34 Dilihat

Indonesiabangsaku.com – Seorang anggota TNI bernama Sertu Eka Andrianto Hasugian (28) dan istrinya, Sri Lestari Indah Putri (33) tewas akibat diserang orang tak dikenal (OTK) pada Kamis (31/3/2022).

Persitiwa itu terjadi di kediaman mereka di Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua.

Sertu Eka ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di tubuhnya.

Sedangkan sang istri meninggal dunia akibat serangan benda tajam.

Sebagai informasi, Sertu Eka merupakan seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1702-07/Kurulu. Adapun Sri berprofesi sebagai bidan.

Wakil Kepala Penerangan Kodam (Wakapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan mengatakan, korban dibunuh oleh orang tak dikenal (OTK).

Serangan OTK tersebut tak hanya menyasar Sertu Eka dan istrinya.

Putra mereka yang berusia balita turut menjadi korban.

Pelaku mencederai jari bocah tersebut.

Terkait insiden ini, pengamat intelijen dan keamanan, Stanislaus Riyanta, menyampaikan pandangannya.Senin, 4 April 2022 11:59Tribunjatim.com/Febrianto RamadaniSuasana pemakaman jenazah Prajurit TNI Sertu Eka Andrianto Hasugian (28) di rumah duka, Dusun Sawo, Desa Dungus, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (1/4/2022) sekitar pukul 19.30 WIB. Sertu Eka Andrianto Hasugian adalah korban pembunuhan orang tidak dikenal di Kabupaten Yalimo, Papua, Kamis (31/3/2022). 

Dia menuturkan, kejadian di Yalimo tersebut merupakan aksi teror. Hal tersebut diindikasikan dari kondisi korban.http://www.youtube.com/embed/RgKy8ZI5Xh8

Yang semakin meyakinkan Stanislaus bahwa pembunuhan di Yalimo tersebut adalah aksi teror adalah pelaku melukai jari anak Sertu Eka dan Sri.

“Ini bukan kriminal biasa, ini kejahatan luar biasa,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Minggu (3/4/2022).

Tenaga Kesehatan Profesi yang Dihormati di Papua

Menurut Stanislaus, masyarakat Papua sangat menghargai profesi tenaga kesehatan, pengajar pendidikan, dan pemuka agama.

Ketika ada serangan terhadap Sri yang merupakan seorang bidan, hal ini menimbulkan pertanyaan, benarkah ini aksi kriminal murni.

“Teror ini adalah cara mereka untuk mencapai tujuan,” ucapnya.

Stanislaus memandang, setidaknya ada dua hal yang mendasari pelaku melakukan serangan, yakni tujuan politik dan keinginan berkuasa di Papua.

“Lewat aksi brutalnya, mereka ingin menunjukkan keberadaannya secara instan agar bisa dilihat dunia,” ungkapnya.

Dalam beberapa kasus belakangan, profesi-profesi yang dihormati tersebut mendapat intimidasi, bahkan hingga menjadi korban.Senin, 4 April 2022 11:59Tribunjatim.com/Febrianto RamadaniSuasana pemakaman jenazah Prajurit TNI Sertu Eka Andrianto Hasugian (28) di rumah duka, Dusun Sawo, Desa Dungus, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (1/4/2022) sekitar pukul 19.30 WIB. Sertu Eka Andrianto Hasugian adalah korban pembunuhan orang tidak dikenal di Kabupaten Yalimo, Papua, Kamis (31/3/2022). 

“Tujuan mereka untuk menciptakan keonaran supaya mereka lebih bisa berkuasa,” tutur Direktur Eksekutif Pusat Studi Politik dan Kebijakan Strategis Indonesia ini.

Atas peristiwa ini, Stanislaus sepakat agar aparat keamanan mengejar dan menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan aksinya.

“(Pelaku) memang harus dikejar. TNI Polri harus bisa memastikan keselamatan dan ketenangan masyarakat,” jelasnya. 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.