oleh

PON Sebagai Monetum Pemerataan Pembangunan Papua

Deputi V Kantor Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani bicara soal bagaimana Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada Oktober 2021 mendatang sebagai momentum pemerataan pembangunan di Bumi Cendrawasih.

Pernyataannya dalam webinar kebangsaan bertajuk Penyelenggaraan PON Papua dan Semangat Bangkit dari Pandemi’ yang diselenggarakan Rumah Perdamaian Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI).

Jaleswari menyebut event olahraga bisa meningkatkan geliat infrastruktur di daerah seperti hotel, transportasi, dan fasilitas olahraga.

“PON 20 juga melibatkan atlet disabilitas yang merupakan simbol Indonesia ramah terhadap penyandang disabilitas,” katanya dalam keterangannya, Sabtu (4/9/2021).

Ia menyebut Papua merupakan penghasil atlet dengan semangat dan bakat yang luar biasa, seperti Boaz Solossa yang menjadi inspirasi anak muda.

“Ini merupakan kehormatan bagi Papua untuk menjadi momentum meningkatkan prestasi di kancah nasional dan Internasional, momentum mempercepat vaksinasi nasional, perhatian besar dari pemerintah pusat untuk kesuksesan PON Papua merupakan hal yang terus di apresiasi,” kata Jaleswari.

 Ketua Rumah Perdamaian UI Muhammad Sya’roni Rofii mengatakan, penyelenggaraan PON di ujung timur Indonesia menjadi bukti komitmen pemerintah membangun seluruh penjuru Indonesia, tak terkecuali Papua.

“Ada persepsi di publik Papua mereka terpinggirkan dari agenda pembangunan pemerintah pusat. Faktanya pemerintah sedang berusaha membangun secara terencana tanpa membeda-bedakan daerah,” kata dia.

Menurutnya, penyelenggaraan PON di Papua jadi upaya untuk bangkit dari pandemi. Sebab, selama dua tahun terakhir bangsa Indonesia mengalami ketidakpastian karena pandemi.

“Ajang PON bisa menjadi perekat solidaritas nasional, apalagi berdekatan dengan Hari Sumpah Pemuda,” imbuhnya.

Dari segi keamanan, Dirkrimum Polda Papua Kombes Faizal mengatakan persiapan pengamanan PON Papua berjalan dengan sangat baik, melibatkan seluruh stakeholder Polri dari pusat hingga daerah.

“Persiapan difokuskan ke dua hal yakni pengamanan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan kelompok radikal,” tegasnya.

Di kesemepatan yang sama, seniman Papua Putri Nere menyebut penyelengaraan PON XX merupakan kebanggaan bagi orang Papua.

“Semua harus bersinergi untuk menyukseskan PON Papua. Persiapan pemerintah sudah baik, tugas kita sekarang adalah membantu mempromosikan PON Papua,” katanya.

Choriul Anam yang juga mengisi webinar menekankan PPI seluruh dunia selalu mendukung penyelenggaraan PON Papua untuk membangkitkan semangat baru di masa pandemi.

“PON Papua bisa menjadi momentum untuk menunjukkan keberhasilan pemerintah Indonesia dalam menangani pandemi,” kata dia.[*]


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *