oleh

PON XX Papua Menyatukan Keberagaman Budaya Bangsa Indonesia

Isu pelaksanaan PON XX 2021 Papua kembali menjadi perbincangan di berbagai platform media, baik sebagai pernyataan dukungan maupun yang bersifat penolakan. Kondisi pandemi masih menjadi sorotan dan pertimbangan sebagian pihak dalam menyikapi perhelatan olahraga nasional yang diselenggarakan setiap 4 tahun sekali tersebut. Penyelenggaraan PON di Papua, selain sebagai ajang adu prestasi di berbagai cabang olahraga, tentu juga memiliki arti strategis, baik untuk Papua sebagai wilayah penyelenggara maupun Indonesia secara umum. PON diproyeksikan menjadi simbol penyempurnaan prestasi pembangunan di bumi cenderawasih.

Dengan adanya penyelenggaraan PON XX Papua, menunjukkan peran konsisten pemerintah dalam mengakselerasi pembangunan kesejahteraan masyarakat Papua. Pelaksanaan PON juga bersamaan dengan komitmen Presiden Joko Widodo untuk mempercepat pembangunan kesejahteraan di Papua dan Papua Barat sebagai bagian dari rakyat Indonesia, seperti yang tertuang dalam Inpres No 9/2020 tentang Percepatan Pembanguna Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.  Pelaksanaan PON XX di Papua di tengah pandemi, dalam pandangan dan sudut pandang lain merupakan sebuah bentuk pendekatan baru. Kegiatan PON XX Papua menjadi indikator sekaligus etalase pemerintah bahwa Papua mampu menyelenggarakan suatu event olahraga nasional. Wilayah yang selama ini dianggap dekat dengan keterbelakangan, kemiskinan, bahkan disebut wilayah konflik. Persepsi tersebut yang kemudian ingin dibongkar pemerintah lewat penyelenggaraan PON dan sekaligus Inpres Kesejahetraan untuk memacu terwujudnya kesejahteraan dan keadilan di tanah Papua. Persepsi ketertinggalan dan keterbelakangan yang selama ini identik dengan Papua membuat negara melakukan intervensi untuk mengeliminasinya. Lewat PON XX Papua dan Inpres Kesejahteraan, Presiden Jokowi hendak membuktikan bahwa keduanya adalah mandala perjuangan meraih prestasi di bidang olahraga, dan pada saat yang bersamaan Papua pun meraih kesuksesan di bidang pembangunan guna mencapai kesejahteraan, sekaligus mengangkat harkat dan martabat masyarakat Papua, sekaligus momentum memperkuat jati diri bangsa Indonesia. 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *