oleh

Prabowo Akan Batalkan Akuisisi Freeport! Alasannya Malah Bikin Prabowo Terlihat Bodoh!

-politik-32 Dilihat

Makin lama makin terlihat bahwa kubu Prabowo – Sandiaga makin miskin logika. Apalagi dengan minimnya program yang mereka punya, materi kampanye pun jadinya dicari-cari dan mengada-ada. Malah kadang cenderung jadi menyebarkan hal yang tidak benar, alias hoax. Fundamental ekonomi Indonesia yang bagus, kuat dan diakui dunia, malah sering dikatakan jelek oleh para member gerombolan Prabowo dan antek-anteknya. Sehingga bukannya mengkampanyekan kepintaran Prabowo, malah jadi blunder. Memperlihatkan kebodohan Prabowo, dan Sandiaga.

Ada satu contoh baru lagi. Berkenaan dengan berhasilnya pemerintahan Presiden Jokowi membayar lunas pembelian 51% saham PT Freeport Indonesia. Yang menyampaikan adalah Dewan Penasehat Pass Lantang (Prabowo-Sandi Bulan Bintang) yang juga caleg DPR RI dari Partai Bulan Bintang (PBB) Ahmad Yani. Dia ini padahal dulunya pernah jadi anggota DPR RI periode 2009 – 2014. Namun, seperti dalam kasus cuitan Rachel Maryam yang viral itu, logika yang dipakai oleh Ahmad Yani khas “kampret”, yakni terbalik.

Menurut Ahmad Yani, jika Prabowo – Sandiaga memenangi Pilpres 2019, maka akuisisi saham PT Freeport akan ditinjau ulang. Karena ia melihat ada sesuatu yang tidak beres dari akuisisi yang menghabiskan dana Rp55,8 triliun melalui BUMN PT Inalum itu. “Insya Allah nanti kalau Pak Presidennya terpilih Pak Prabowo kita tinjau kembali. Kita akan tinjau dan evaluasi kembali itu,” kata Ahmad Yani. Dia yakin, akuisisi itu hanya sekadar lucu-lucuan saja. Karena menurut dia, kontrak Freeport akan habis pada 2021, sehingga jika menunggu itu, maka pemerintah bisa mendapatkan dengan gratis. Jika sudah habis, maka menurut dia menjadi aneh kalau malah dibeli dengan nilai yang besar itu. Ia curiga, ada sesuatu indikasi pelanggaran hukum dibalik ini. “Oleh karena itu, saya minta betul aparat penegak hukum khususnya KPK usut ini. Saya yakin ini ada aroma yang tidak baik. Bau yang enggak sedap di balik ini,” katanya. Maka ia menjanjikan, kalau Prabowo nanti terpilih, kesepakatan itu bisa dievaluasi hingga dibatalkan oleh pemerintah. “Oleh karena itu, bisa kita evaluasi lagi, bisa kita batalkan lagi. Saya kira Pak Prabowo satu diantaranya ingin mengembalikan sumber daya alam kita kepada bumi pertiwi sendiri,” katanya Sumber.

Padahal apa yang dikatakan oleh Ahmad Yani itu sudah sering sekali dijelaskan, bahkan oleh pakar hukum seperti Mahfud MD. Kali ini kita akan memakai nara sumber lain, untuk menjelaskan kenapa Indonesia tidak bisa dengan serta merta mendapatkan saham PT Freeport dengan gratis. Yang menjelaskan adalah puhak di luar pemerintah, yakni dari Reforminer Institute. Reforminer adalah lembaga riset independen untuk bidang ekonomi energi dan pertambangan. Dilansir detik.com, Direktur Eksekutif Reforminer, Komaidi Notonegoro, menjelaskan anggapan bahwa pemerintah bisa mendapatkan mayoritas sahamnya secara gratis dengan menunggu kontrak karya (KK) PTFI berakhir pada 2021, adalah salah.

“Itu adalah pendapat yang sesat. Menurut KK, perusahaan Amerika Serikat Freeport McMoRan (FCX), yang memiliki PTFI, dan pemerintah Indonesia adalah dua pihak yang berkontrak dan kedudukannya sejajar. Jadi masalahnya tidak semudah yang dibayangkan. Ibaratnya, tidak seperti kos-kosan yang masa huninya habis lalu pemilik kos bisa langsung mengusir si penghuni,” ujar Komaidi. Kontrak karya Freeport tidak sama dengan yang berlaku di sektor minyak dan gas di mana jika konsesi berakhir maka akan secara otomatis dimiliki pemerintah dan dikelola oleh Pertamina. Dalam peralihan sektor minyak dan gas pemerintah tidak mengeluarkan uang sepeser pun karena aset perusahaan migas dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah.

Komaidi menjelaskan terdapat perbedaan antara pemerintah dan Freeport di dalam menafsirkan substansi KK tersebut. Freeport menafsirkan mereka berhak mendapatkan perpanjangan KK hingga 2041 dan pemerintah tidak akan menahan atau menunda persetujuan tersebut secara “tidak wajar”. Jadi, jika pemerintah tidak memperpanjang kontrak sampai 2041 maka hal itu bisa dijadikan landasakan dasar bagi PT Freeport untuk membawa masalah tersebut ke arbitrase internasional. Sementara peluang pemerintah untuk memenangkan arbitrase itu tak terjamin 100%. “Jika diasumsikan Indonesia menang dalam arbitrase sekalipun, berdasarkan ketentuan KK, Indonesia sesungguhnya juga tidak akan memperoleh tambang emas di Papua tersebut secara gratis. Pemerintah Indonesia tetap harus membeli aset PTFI minimal sebesar nilai buku yang berdasarkan laporan keuangan audited, diestimasi sekitar US$ 6 miliar. Pemerintah juga masih harus membeli infrastruktur jaringan listrik di area penambangan yang nilainya lebih dari Rp 2 triliun,” ujarnya.

Selain itu proses panjang arbitrase akan menyebabkan ketidakpastian operasi, membahayakan kelangsungan tambang, serta ongkos sosial ekonomi khususnya ke Kabupaten Mimika dan Provinsi Papua yang cukup besar. Ia menggambarkan, 90% kegiatan ekonomi 300,000 penduduk di Mimika bergantung pada operasional PTFI (Freeport Indonesia). Akibat proses arbitrase, PTFI bisa saja mengurangi atau bahkan menghentikan kegiatannya. “Akan ada dampak sosio-politik akibat dari berhentinya operasi PTFI akan sangat besar terhadap Papua, dimana 45% GDP provinsi dan 90% GDP Kabupaten Mimika bersumber dari operasional PTFI,” ungkap dia. Dikhawatirkan pula bahwa PTFI akan berhenti melakukan penambangan bawah tanah, atau block caving yang dapat mengakibatkan longsor atau penutupan lorong-lorong tambang secara permanen. Jika hal itu terjadi, maka pemerintah harus mengeluarkan biaya untuk pemulihan operasional tambang. Menurut Komaidi, metode block caving yang sedang dioperasikan saat ini di Grasberg adalah yang terumit dan tersulit di dunia sehingga memerlukan biaya mahal untuk pemulihannya Sumber.

Nah, apakah ada dari kubu Prabowo yang bisa memaparkan sampai sedetil ini? Apakah ada dari kubu Prabowo yang pikirannya sampai ke sini? Jadi makin kencang teriakan kubu Prabowo melawan akuisisi saham PT Freeport, makin terpapar kebodohan Prabowo. Makin terpamerkan kedangkalan pemikiran Prabowo. Kayak gini kok mau jadi Presiden RI?

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.