oleh

Prabowo Tolak Tes Baca Alquran untuk Capres-Cawapres 2019

-politik-34 Dilihat

Muncul wacana bagi Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden untuk dites membaca dan menulis Al Quran. Menanggapi hal itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga tak setuju dengan rencana tersebut.

Juru Debat BPN Prabowo-Sandiaga, Sodik Mudjahid mengatakan dua pasangan Capres-Cawapres tak perlu dites membaca dan menulis Al Quran. Hal paling penting, kata dia, pasangan Capres-Cawapres melaksanakan pengamalan kitab suci dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Lebih penting adalah pemahaman terhadap isinya dan bagaimana mengamalkanya secara demokratis dan konstitusonal di NKRI yang berdasar Pancasila dan UUD 45,” kata Sodik dalam keterangan resmi.

Lantas, Sodik menyinggung tes baca Al Quran bagi Capres-Cawapres dengan tes menendang dan menggiring bola bagi Calon Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Menurut dia, para Calon Ketum PSSI tak pernah dites cara menendang dan menggiring bola. Hal yang perlu diketahui dari seorang calon pemimpin yakni visi dan misinya.

“Seperti waktu tes calon ketua umum PSSI. Apakah di lakukan tes cara menendang bola, cara stop bola dan cara dribble bola?tidak kan? Tapi visi-misi dan programnya dalam memajukan sepakbola,” lanjut dia.

Memang, kata dia, seorang pemimpin perlu memahami memahami Alquran dan kitab kitab suci agama lain. Hanya, kemampuan membaca Al Quran bukan syarat tapi sebagai advantage saja.

“Sehingga tes baca tulis tidak perlu dilakukan. Tes, amati cermati pemahamannya terhadap Alquran. Tapi tidak melalui tes khusus karena bisa tampak dalam debat, dalam pidato dan dalam pendapat dan pikirannya selama ini,” pungkasnya.

Perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 turut menjadi perhatian Dewan Ikatan Dai Aceh. Dewan yang berfokus pada pengembangan dakwah dan syiar Islam ini bahkan mengusulkan adanya tes baca Al Quran bagi kedua pasangan capres dan cawapres, yakni Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi.

“Untuk mengakhiri polemik keislaman capres dan cawapres, kami mengusulkan tes baca Al Quran kepada kedua pasangan calon,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Ikatan Dai Aceh, Tgk Marsyuddin Ishak.

Ia menjelaskan, hal itu merupakan bentuk keikutsertaan dalam pesta demokrasi lima tahunan yang bakal digelar April 2019 mendatang. Guna menindaklanjuti usulan tersebut, pihaknya pun mengundang kedua pasangan capres dan cawapres ke Tanah Serambi Mekkah itu.

“Kami akan mengundang kedua paslon untuk mengikuti uji mampu membaca Al Quran. Tes membaca Al Quran akan dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh tanggal 15 Januari 2019,” sambungnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.