oleh

Pro Kontra Pemekaran, Tokoh Agama Papua: Mari Jaga Perdamaian

-Berita, Papua-45 Dilihat

IndonesiaBangsaku.com – Rencana pemekaran Provinsi Papua menjadi tiga provinsi baru, yakni Papua Selatan, Tengah dan Provinsi Pegunungan Tengah Papua menyisakan beberapa langkah lagi, Baleg DPR RI telah mengesahkan RUU Tiga DOB (Daerah Otonomi Baru) tersebut.

Dengan adanya RUU tersebut, maka Pemekaran Provinsi Papua sudah didepan mata, tinggal Rapat Paripurna danpengesahan menjadi UU oleh Presiden.

Hal ini tentu disambut gembira oleh masyarakat Papua, meski beberapa ada yang kontra lantaran diduga adanya politisir, namun perlu diingat perjuangan Pemekaran di Papua sudah dilakukan sejak dulu oleh para pendahulu. Lalu, apakah yang sudah diperjuangan susah payah dan tiba saat akan terealisasi malah mau ditolak.

Dari rencana tiga provinsi baru dalam RUU tersebut, hanya Provinsi Papua Pegunungan Tengah lah yang masih menjadi pro kontra, sementara Papua Selatan dan Papua Tengah lebih tenang dan seolah tidak ada persoalan.

Atas kondisi pro kontra tersebut, tokoh agama Kabupaten Jayapura sekaligus Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayapura, Pdt. Alberth Yoku, meminta semua masyarakat Papua untuk membuka mata hati menyikapi wacana DOB tersebut.

Menurutnya pemerintah tidak lantas sepihak untuk mengkaji dan memutuskan adanya DOB di Provinsi Papua, kajian mendalam dan aspirasi para tokoh sejak belasan tahun lalu menjadi dasar pertimbangan.

“Semua rumah tangga itu ada pemimpinnya, dan sama halnya juga NKRI ini, yang memimpin ya Presiden, dan sebagai orang yang tinggal dalam rumah besar NKRI ini harus menghormati apa yang telah menjadi pertimbangan dan menjadi perhatian serius pemerintah selama puluhan tahun ini. Mereka memikirkan tanah Papua, luasnya tanah Papua ini membuat pemerintah memikirkan untuk dilakukan Pemekaran,”kata Pdt. Albert Yoku.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.