Pancasila Wajib di Bumikan di Indonesia

Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP Dr Baby Siti Salamah yang dalam sambutanya mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan penguasaan pemahaman dan kemampuan pada organisasi sosial dan politik agar dapat di sosialisasikan di lingkungan daerahnya masing masing.

Paham Radikal Lebih Mudah Larut Menodai Generasi Z

Menurut KBBI, radikalisme /ra·di·kal·is·me/ ialah paham atau aliran atau sikap yang radikal atau ekstrem dalam sosial dan politik yang menginginkan perubahan atau pembaharuan dengan cara kekerasan atau drastis. Radikalisme masa kini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Indonesia, dan telah mendapat perhatian besar dari Presiden Joko Widodo hingga muncul pernyataaan “manipulasi agama” menggantikan kata “radikalisme” itu sendiri. Disisi lain, kekhawatiran sebaran faham radikal juga dikemukakan Syaifullah Tamliha, S.PI., M.S, Anggota Komisi 1 DPR RI yang menilai hal ini salah satu isu kebangsaan yang aktual dan mendapat sorotan dari berbagai pihak dengan hadirnya narasi radikalisme disertai aksi terorisme.

Narasi Penceramah Radikal Dilawan Berfikir Kritis

Beberapa waktu lalu Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah mengeluarkan lima kriteria penceramah radikal yang kemudian menuai kontroversi. Kriteria ini muncul setelah Presiden Jokowi menyampaikan kepada seluruh TNI Polri untuk berhati-hati agar dalam tubuh TNI Polri tidak dimasuki paham radikalisme. Berkaitan dengan kriteria-kriteria tersebut untuk menjawab kontroversi yang berkembang di tengah masyarakat, pemerintah mempunyai hak dan kewenangan untuk mengeluarkan semacam guidelines (pedoman) agar masyarakat tidak menjadi korban dari bahaya penyebaran paham radikal. Dengan dikeluarkannya ciri-ciri penceramah radikal oleh BNPT, masyarakat memiliki panduan dan ancangan untuk memfilter setiap penceramah yang akan diundang dalam suatu majelis.

Menjelang Tahun Politik dan Fenomena Penceramah Radikal

Dinamika politik di Indonesia menjelang tahun politik sudah mengindikasikan kenaikan tensi politik dari partai politik dan elite politik yang mau berlaga di arena Pemilu Presiden dan legislatif walaupun pemilu masih 2 tahun lagi tepatnya Pertengahan Februari 2024 (Pilpres) dan akhir tahun 2024 (legislatif). Dinamika ini juga berpengaruh terhadap suasana kebatinan umat apalagi konten narasi dakwah yang berupaya mendiskreditkan bahkan berwarna radikal dalam mencapai ekspektasi kelompok pengusung Khilafah.

Bersama Membangun Narasi Dakwah Toleransi

Indonesia dikenal dengan negara sangat majemuk beraneka ragam, suku, Bahasa dan agama atau lebih tepatnya negara terbesar di dunia yang memiliki multiagama yang sejauh ini sangat rukun dan damai. Hal ini menjadi perhatian dunia internasioanal bahkan dunia Islam lainnya bahwa Indonesia menjadi contoh toleransi yang tidak ada komparasinya di dunia.

Cara Pandang Pemuda Dalam Memahami Isu-Isu Gerakan Radikalisme Di Indonesia

Pada era demokrasi modern, tentunya keberpihakan pada suatu golongan dan tokoh publik tidak hanya didasari dengan sentimen dan hubungan emosional saja, melainkan perlu didorong dengan paradigma berpikir dan kecakapan akan peradaban yang sekiranya cukup untuk memilih dan bersikap untuk bergabung dan bergerak pada faksi politik tertentu. Dalam konteks berbangsa dan bernegara, demokrasi yang konstruktif merupakan bentuk pemikiran yang selaras antar beragam golongan dengan penopang semangat pancasila dan menjunjung tinggi konstitusi Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945).

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.