oleh

Tekan Penyebaran, 3.000 Warga Kudus Divaksinasi Covid-19

IndonesiaBangsaku.com – Sebanyak 3.000 orang pra lansia dan lansia di Kota Kudus mulai Sabtu, 12 Juni 2021 menerima vaksin Covid-19 bertempat di Pura Group Kawasan V, Jalan Raya Pati, Kudus, Jawa Tengah.

Pemberian vaksin ini selaras dengan program pemerintah untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19. Hari ini dilaksanakan sebanyak 1.000 orang, dan dilanjutkan pada 14 dan 15 Juni 2021 masing-masing 1.000 orang.

Kegiatan vaksinasi ini merupakan kerja sama antara Kementerian Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Kudus, Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (Ikastara), RS Kumala Siwi Mijen, dan Pura Group.

Bupati Kudus HM Hartopo dalam sambutannya sebelum dimulai pemberian vaksin mengatakan, ada hikmah yang positif di balik terjadinya lonjakan penyebaran Covid-19 yang terjadi di kota Kudus belakangan ini, sehingga boleh mendapat kesempatan lebih cepat untuk program vaksinasi.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian Kemkes dan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk dari perusahaan Pura Group yang pro-aktif dalam mendukung kegiatan vaksinasi ini dengan menyediakan fasilitas tempat. Kolaborasi yang baik ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi industri dan organisasi lain di Kabupaten Kudus,” kata Hartopo.

Bupati juga mengharapkan program vaksinasi ini akan terus berlanjut secara bertahap di Kota Kudus. Sehingga mata rantai penularan covid-19 terputus.

“Harapan kami dengan adanya program vaksinasi ini bisa mengurangi lonjakan kasus Covid-19 di Kudus. Kolaborasi yang baik ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi industri dan organisasi lain di Kabupaten Kudus,” ucap Hartopo.

Menteri Kesehatan melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan dr Mohamad Subuh mengatakan pelaksanaan pelayanan di sentra vaksinasi dapat dilakukan melalui kerja sama dengan TNI, Polri dan pihak-pihak lainnya yang berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Kami sangat menyambut baik adanya dukungan dari Ikastara dan berharap melalui dukungan yang diberikan maka cakupan vaksinasi Covid-19 di Kudus dapat dicapai sesuai target yang ditentukan. Kudus membutuhkan dukungan konkret dari pemerintah dan seluruh komponen masyarakat. Saya sangat berharap pelaksanaan penanggulangan Covid-19 di Kudus dapat berjalan dengan sebaik mungkin, baik dalam hal penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 maupun kegiatan 3T yaitu test, tracing and treatment,” ujarnya.

Ketua Harian Ikastara Hafif Assaf menyampaikan bahwa kolaborasi kegiatan vaksinasi di Kudus merupakan tindak lanjutan pertemuan Ikastara dan Ikastara Medis dengan Menteri Kesehatan.

“Alumni Ikastara yang tersebar di berbagai provinsi dan berbagai profesi di Indonesia dan dunia selalu siap untuk memberikan tenaga bagi kemajuan Indonesia. Dalam kegiatan di Kudus, kami menerjunkan belasan dokter anggota Ikastara Medis di area Jawa Tengah sebagai relawan vaksinator.

“Ikastara berkomitmen untuk membantu mengatasi Pandemi Covid-19 dengan siap berkolaborasi kembali dengan pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta dengan melakukan kegiatan sejenis di kota/kabupaten lainnya,” ungkap Hafif.

Direktur Pura Group Bambang Handoko menyatakan terima kasih kepada pemerintah pusat maupun daerah serta berbagai pihak yang berkolaborasi atas terselenggaranya vaksin ini. Kudus mengalami lonjakan covid-19 yang sangat tinggi setelah libur lebaran lalu. Pura Group sangat mendukung kegiatan vaksin sehingga dengan adanya vaksin bisa memutus rantai penyebaran covid-19.

Pura Group sebagai perusahaan multi nasional yang memiliki 14.000 karyawan sangat bersyukur bila saat ini ada kesempatan 3.000 karyawan pra-lansia dan lansia ikut divaksin.

“Tentu kami berharap ada program kelanjutan dan akan terus mendukungnya. Secara internal, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi perusahaan kami. Pura Group telah menginstruksikan karyawan yang berumur 50 tahun ke atas yang berdomisili di Kudus untuk mengikuti vaksinasi ini”, ujar Handoko.

Selain Bupati Kudus, hadir juga dalam kegiatan vaksinasi Ketua DPRD Kudus Masan, Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma, Dandim Kudus Letkol Infantri Indarto, Perwakilan Yayasan Kumala Siwi Mijen, Irwansyah SM.

Data Gugus Tugas Cobid-19 di Kota Kudus per 9 Juni 2021, terpapar 10.063 dengan rincian dirawat 486, isolasi mandiri 1.684, sembuh 7.085 dan meninggal 808.

Rumah sakit terisi penuh, disediakan lokasi isoman di Boyolali. Kota Kudus mendapat perhatian dari Presiden Jokowi, Menkes, Tim Gugus Tugas Covid-19 Nasional, Gubernur Jateng, kerja sama antara TNI/Polri untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19.

Bulan Mei seminggu setelah Lebaran Kota Kudus jadi sorotan secara nasional akibat melonjaknya warga yang terpapar covid-19. Angkanya naik 30 kali lipat, dari 132 desa, 60 desa yang tersebar di 9 kecamatan dinyatakan zona merah.

Penduduk Kota Kudus 2020 sebanyak 881.128 jiwa dengan luas wilayah 425,16 km2. Dikenal sebagai kota kretek, kota santri, ada 3 makam wali/sunan yaitu Sunan Kudus, Sunan Muria, dan Sunan Kedu. Begitu juga ada sekitar 34 gereja di Kota Kudus.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *