Tokoh Agama di Papua Imbau Jemaat Tidak Ikut Demo Bela Lukas Enembe

Papua62 Dilihat

Tokoh Agama di Papua meminta seluruh jemaat gereja untuk tidak ikut dalam aksi bela Lukas Enembe yang akan digelar di Kota Jayapura, pada Selasa (20/9/2022). Imbaun ini, menyusul Gubernur Papua ditetapkan tersangka kasus suap dan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lukas Enembe juga dicekal ke Luar Negeri untuk berobat. Rencananya, ribuan pendukung Lukas Enembe akan berunjuk rasa dan menuntut KPK mencabut status tersangka yang dialamatkan ke Gubernur Papua itu.

“Kami menghibau agar seluruh jemaat di Jayapura dan sekitarnya untuk tidak terlibat dalam demo,” ujar Ketua Sinode Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Wilayah 1 Papua, Pendeta Petrus Bonyadone, dalam rilis pers diterima Tribun-Papua.com, Sabtu (17/9/2022). Pendeta Petrus berujar, KPK sebagai lembaga antirasuah punya wewenang memberantas tindak pidana korupsi, kolusi dan nepotisme. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk mempercayakan KPK dalam menjalankan tugasnya. “Biar KPK yang memeriksa beliau (Gubernur Lukas Enembe) dan prinsipnya kita tidak boleh berpihak kepada pemimpin yang salah,” katanya. “Jika benar dia terbukti seperti yang diekspos oleh KPK, maka ini juga perbuatan yg sudah menghambat pembangunan di tanah Papua dan rakyat sudah dikorbankan,” sambung Pendeta Petrus Bonyadone.

Selaku pemimpin Gereja GKII Papua, ia meminta seluruh jemaat untuk tidak turut demo 20 September.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *