Transformasi Ekonomi Digital G20 Memperkuat Pemulihan Ekonomi Indonesia

Tak Berkategori113 Dilihat

Terpilihnya Indonesia sebagai pemegang Presidensi G20 atau forum kerja sama multilateral 19 negara utama dan Uni Eropa, sejatinya merupakan bentuk apresiasi dan pengakuan negara-negara besar di dunia bagi Indonesia, serta memiliki nilai strategis bagi pemulihan ekonomi dan pencapaian Indonesia Maju apabila kita mampu mengkapitalisasi peluang dan tantangan dengan kemanfaatan optimal bagi kepentingan Indonesia. 

Momentum tersebut harus dapat dimanfaatkan bagi pemulihan ekonomi dan untuk mencapai Indonesia Maju, dengan memainkan peranan strategis Indonesia dalam mendorong upaya bersama untuk pemulihan ekonomi dunia. Dengan tema G20 tahun 2022 yaitu “Recover Together, Recover Stronger”, bermakna dapat tercipta pertumbuhan ekonomi yang inklusif, people centered, serta ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Secara lebih spesifik Presidensi G20 Indonesia akan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kontribusi dalam mendukung pemulihan ekonomi domestik, dengan adanya rangkaian pertemuan yang kumulatif menghadirkan ribuan delegasi dari seluruh negara anggota dan berbagai lembaga internasional, terhitung mulai 1 Desember 2021 sampai 30 November 2022 mendatang.

Agenda peting dan strategis yang sangat menarik untuk dapat dinikmati rakyat Indonesia dan masyarakat Internasional yaitu dapat segera terwujudnya trasformasi ekonomi berbasis digital. Selama ini pasar dan pelaku termasuk milenial yang aktif bisnis serta pelaku UMKM kesulitan menembuh pasar internasional dan bisnis internasional diharapkan dengan adanya kesepakatan semua negara dalam ajang KTT G20 Bali semua dapat merasakan tranformasi ekonomi digital.

Luar biasa terobosan dilakukan Pak Joko Widodo, karena sejak awal sebelum KTT G20, Presiden sudah terus mendorong infrasuktur pembangunan digital di Indonesia melalui telekomunikasi yang andal dan tersebar luas. Selain itu, sejak awal juga pemerintah sudah sangat massif bagaimana masyarakat terbiasa menggunakan transaksi pembayaran dengan menggunakan QR (Quick Respon) agar dapat dilakukan lintas Negara. Semoga hal ini dapat segera terwujud.

Melalui rangkaian kegiatan panjang tersebut, dengan kehadiran  para delegasi akan berpotensi memberi manfaat bagi perekonomian Indonesia, baik secara langsung, terhadap sektor jasa; perhotelan, transportasi, UMKM, dan sektor terkait lainnya, maupun secara tidak langsung melalui dampak terhadap persepsi investor dan pelaku ekonomi.

Bagi Indonesia pertemuan-pertemuan G20 di Indonesia juga akan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan pariwisata dan produk unggulan Indonesia kepada dunia internasional, sehingga diharapkan dapat turut menggerakkan ekonomi Indonesia mempercepat pemulihan ekonomi dan agar dapat berkonstribusi dalam mengakselerasi Indonesia Maju.

Penulis: Kholili, M.Ag Direktur Political Education Center (PEC)/Alumni Mahasiswa S2 UIN Sunan Ampel Surabaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *